Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Ketika PERENCANAAN Menjadi PONDASI, Warga KOTA KUPANG Melangkah PASTI Bersama CHRISTIAN – SERENA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Kota Kupang Tumbuh Bersama Warga, Akselerasi Perencanaan Pembangunan di awal Pemerintahan Christian Widodo dan Serena Corsgrova Francis mampu meraih Penghargaan dari PPN/Bappenas.

Citra News.Com, KUPANG — DI BALIK wajah kota yang terus berbenah, ada kerja senyap yang menentukan arah masa depan pembangunan. Di situlah Kota Kupang menunjukkan kelasnya.

Pemerintah Kota Kupang kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Apresiasi Khusus Kinerja dan Inisiatif Pembangunan Daerah dari Kementerian PPN/Bappenas, dalam kategori daerah dengan Progres Perencanaan Tertinggi.

Baca Juga :  RKPD Tahun 2025 PEMKOT Kupang Rancang LIMA Program PRIORITAS

Penghargaan prestisius itu diserahkan oleh Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional- PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, bersama Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas, Erwin Dimas, dan diterima Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, di Kantor Kementerian PPN, Jakarta pada Senin 15 Desember 2025.

Baca Juga :  ENAM SUKU Desa Oelnasi TOLAK Pihak KEHUTANAN Tanam PILAR di Tanah ULAYAT

Lebih dari sekadar seremoni, apresiasi ini menjadi penanda kuat kalau Kupang dinilai berhasil melakukan lompatan signifikan dalam kualitas, konsistensi, dan keselarasan dokumen perencanaan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.

Wildrian Ronald Otta. Doc. CNC/ Istimewa

Dibawah kepemimpinan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakilnya Serena Corsgrova Francis, perencanaan tak lagi berhenti sebagai dokumen administratif. Ia menjadi peta jalan perencanaan yang hidup dn kita yang bergerak menghubungkan visi jangka panjang dengan kebutuhan riil warga hari ini.

Baca Juga :  ERUPSI Gunung LEWOTOBI Pj. GUBERNUR NTT Minta SEGERA Lakukan MITIGASI

Bappenas menilai progres Kota Kupang bukan hanya pada kelengkapan dokumen, tetapi pada kedalaman analisis, sinergi lintas sektor, serta keberanian berinovasi sebagai pijakan transformasi pembangunan.

Dari penataan kota hingga pelayanan dasar, dari penguatan ekonomi lokal hingga pembangunan berkelanjutan—semuanya dirajut dalam satu kerangka yang terukur.