Rudy Abubakar : Gangguan pasokan dipicu keterlambatan pengiriman BBM dari Balikpapan.
Citra News.Com, KUPANG – ANTREAN panjang kendaraan pengisian BBM di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai terurai. Meski sebelumnya masyarakat dilanda kekhawatiran kalau bahan bakar minyak (BBM) mulai langka.
Pemerintah Kota Kupang mengerahkan dua regu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk membantu mengatur antrean kendaraan setelah pasokan BBM mulai berangsur normal.
Kehadiran petugas di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Kepala Satpol PP Kota Kupang, Rudy Abubakar, mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditugaskan membantu mengendalikan antrean agar pelayanan pengisian BBM berlangsung tertib dan masyarakat merasa lebih nyaman.
“Memang kami diperintahkan oleh Bapak Wali Kota Kupang untuk membantu mengatur antrean BBM di 15 titik SOBU di Kota Kupang,” kata Rudy saat ditemui di salah satu SPBU di Kota Kupang, Selasa (13/10/2026).

Menurut Rudy, situasi antrean kendaraan mulai menunjukkan perubahan dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Saat melakukan pemantauan di SPBU Jalan El Tari, ia melihat antrean tidak lagi sepanjang ketika pasokan BBM mengalami gangguan.













