Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dari KEARIFAN Lokal DINKES Kota Kupang Raih PENGHARGAAN Kemenkes

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Citra News.Com, KUPANG – DI TENGAH kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin beragam, Pemerintah Kota Kupang dituntut tidak hanya memperkuat pelayanan medis konvensional, tetapi juga menata potensi pengobatan tradisional agar berkembang secara aman, terarah, dan bertanggung jawab.

Prinsip inilah yang menjadi relevan ketika Dinas Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia sebagai unit organisasi kesehatan terbaik dalam pengelolaan layanan kesehatan tradisional di daerah tahun 2026.

Penghargaan bukan sekadar pengakuan atas capaian sebuah instansi, tetapi juga pengingat bahwa pelayanan publik harus terus berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Penghargaan tersebut menempatkan pengelolaan kesehatan tradisional sebagai salah satu aspek pelayanan publik yang mendapat perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Hingga 3 Oktober Angka SEMBUH Covid19 BERTAMBAH 72 Orang

Dalam perspektif politik pemerintahan, capaian ini berkaitan dengan bagaimana pemerintah daerah menerjemahkan kebijakan kesehatan menjadi pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.

Penghargaan menjadi bentuk pengakuan atas pengelolaan yang telah dilakukan, sekaligus tantangan untuk memastikan bahwa pembinaan, pengawasan, dan peningkatan mutu layanan terus berjalan setelah seremoni penghargaan berakhir.

Baca Juga :  Saat KOTA Kupang BERTUMBUH, Harapan untuk SEMBUH Tak Boleh Menjauh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes., mengatakan, kesehatan tradisional memiliki peran dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pengetahuan, keterampilan, dan praktik yang berkembang secara turun-temurun dapat menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Makan Bakso Bonawi ‘Telan’ Nyawa Herman

Menurut Retnowati, pemerintah tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan konvensional. Berbagai potensi dan keterampilan masyarakat juga perlu mendapat ruang untuk dikembangkan, selama dapat menunjang kesehatan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Kemenkes RI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Kemenkes RI.