Pemenang Pilkada 2018 Tak Jauh dari Hasil Survei

Tjahjo Kumolo mengakui Pilkada serentak 27 Juni 2018 di 171 daerah di Indonesia beraroma Pileg dan Pilpres 2019. . Tapi ini bagian dari dinamika.

Jakarta,citra-news.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memprediksi, hasil Pilkada tak jauh-jauh dari survei. Karena setiap survei bisa dipertanggungjawabkan.

Dia juga optimis Pilkada 2018 berjalan baik. Terlebih, persiapan yang tengah dilakukan diklaim berjalan lancar.

“Ini kan sudah tinggal seminggu. Saya kira hasilnya enggak jauh-jauh dari hasil survei, karena survei kan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Tjahjo.

Dia menyadari bahwa Pilkada ini beraroma Pileg dan Pilpres. Meski demikian, dirinya merasa optimis tetap aman.

“Saya yakin ini aman, memang aromanya 171 daerah aromanya Pileg, Pilpres. Tapi saya kira ini bagian dari dinamika. Saya yakin aman,”ucapnya.

Hal ini dilontarkan di sela-sela acara pelantikan Penjabat Gubernur Jawa Barat, M.Irawan di Gedung Merdeka, Bandung, Senin 18 Juni 2018.

Menyoal komentar pro kontra soal M.Iriawan disinyalir adanya poros, Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut bahwa saat ini hanya ada dua poros yaitu poros bekerja dan bicara. Namun, apa yang disampaikan ini bukan menyikapi Poros Mekah dan Poros Beijing seperti yang dilontarkan Sekretariat Bersama. Melainkan pesan kepada Penjabat Gubernur Jabar M. Iriawan.

“Mari kita hindari kampanye yang berujar kebencian, kampanye bersifat SARA, apalagi kampanye yang bersifat fitnah. Jawa Barat sangat kondusif di bawah Ahmad Heryawan didukung kepolisian, TNI, oleh semua pihak. Dan Pak Iriawan jangan ada istilah poros-porosan. Poros Jawa Barat, Poros Jakarta, atau poros mana, poros mana. Yang ada hanya dua sekarang ini yakni Poros Bekerja dan Poros Bicara,”paparnya.

Dia menambahkan, orang yang sering bicara, jelas merupakan bagian dari poros bicara. Orang yang kerja itu poros kerja, ungkapnya.

Dia pun menegaskan, pemerintah harus masuk dalam poros bekerja. Hal ini penting, lantaran meneruskan pembangunan. Pemerintah daerah poros kerja bersama rakyat untuk mempercepat pembangunan. Kita lawan orang-orang yang berujar kebencian, kita lawan orang yang fitnah,” tegasnya. +++ cnc/liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *