BAWASLU Persilahkan BACALEG Ajukan Sengketa

Bawaslu mempersilahkan bakal caleg atau partai politik yang tidak lolos dalam Pileg 2019 untuk mengajukan sengketa, apabila merasa dirugikan. Hanya parpol dan bakal caleg merasa dirugikan yang dapat mendaftarkan permohonan sengketa.

Belitung, citra-news.com – ANGGOTA Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rahmat Bagja mempersilahkan bakal calon legislatif yang tidak lolos atau partai politik mengajukan sengketa apabila merasa dirugikan.

Menurut Rahmat, hanya parpol dan bakal caleg merasa dirugikan secara langsung yang dapat mendaftarkan permohonan sengketa. Peserta pemilu, parpol, calon, yang mempunyai kerugian langsung. Kerugian langsung misalnya dia ditolak oleh KPU calegnya, ada kerugian langsung di parpolnya.  Sementara orang yang tidak mempunyai kepentingan, seperti pendukung atau masyarakat umum lainnya yang tidak memiliki kepentingan tidak dapat mendaftarkan sengketa.

Rahmat dalam media gathering di Belitung, Jumat 20 Juli 2018 menuturkan, proses sengketa harus dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang didaftarkan sengketa. Tidak ada peraturan yang mengikat KPU untuk meloloskan seorang bakal caleg dan KPU dapat mempersilakan bakal caleg mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kalau di undang-undang, pemohon yang dimungkinkan, tetapi termohon tidak jelas aturannya,” ucap Rahmat.

Sementara itu, lanjut dia, Bawaslu memiliki waktu selama 12 hari untuk menyelesaikan sengketa dengan dua hari pertama mediasi dan 10 hari terakhir untuk proses ajudikasi. Waktunya 12 hari per kasus. Beda-beda mulainya, tetapi kan kami cuma lima orang. Untuk itu, pihaknya berharap tidak banyak sengketa yang diajukan tahun ini. Ada pun masa pendaftaran bakal caleg ke KPU mulai 4 hingga 17 Juli 2018

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan hanya akan mengumumkan nama-nama bakal calon anggota legislatif (caleg) yang memenuhi syarat sesuai Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018. Pengumuman nama bakal caleg yang sudah diverifikasi akan dilakukan saat daftar calon sementara (DCS) tersusun. Daftar itu rencananya tersusun pada 8-12 Agustus 2018.

“Yang diumumkan dalam DCS adalah bakal caleg yang memenuhi syarat. Bakal caleg yang tidak memenuhi syarat ya dikembalikan berkasnya,” kata Arif . +++ cnc/antara.net

Gambar : Ilustrasi Komisioner KPUD Provinsi NTT memberikan penjelasan kepada Parpol saat mendaftakan Bakal Calon Anggota DPRD Provinsi NTT, di Kupang  NTT. Doc. marthenradja/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *