TOMMY Soeharto ke NTT Penuhi Kebutuhan Rakyat

Lily Meko : Bagi orang-orang di Partai BERKARYA, partai hanyalah jembatan untuk mengakomodir kebutuhan rakyat banyak. Dan bukan dimanfaatan untuk menampuk kepentingan politik orang perorangan.

Kupang, citra-news.com – KETUA UMUM Partai BERKARYA, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, dalam waktu dekat akan datang ke Provinsi NTT. Tommy Soehato dikabarkan akan mengunjungi kelompok petani usaha ekonomi produktif yang dibina para kader partai di beberapa kabupaten di daratan Timor Barat.

Hal itu dikatakan Komando Daerah Pemilihan Bali, NTB, NTT, Maria Lilyana Meko saat ditemui citra-news.com di Swiss Bellin Hotel Kupang, Kamis 17 Januari 2019.

Menurut Caleg DPR RI Partai BERKARYA dari Daerah Pemilihan II NTT ini, Tommy Soeharto adalah sosok yang sangat bijak dan peka akan kehidupan ekonomi dan social masyarakat. Tommy Soherato punya kerinduan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak di Provinsi NTT.

“Yang dilakukan pak Tommy saat ini bukan karena sebagai Ketua Partai. Akan tetapi  jauh sebelum Partai BERKARYA ini terbentuk, beliau sudah melakukan banyak hal. Tapi tidak terekspose, karena sebetulnya beliau tidak ingin diekspose. Beliau lebih suka bekerja senyap tapi rakyat menikmati hasilnya berlipatganda. Beliau turun ke banyak tempat dan langsung berbuat. Tidak peduli hanya ada satu dua orang yang siap bekerja beliau beri bantuan financial. Karena dia tahu rakyat sudah bekerja keras namun ada kendala dan kesulitan yang harus dia bantu. Tommy yang dulu dan Tommy yang sekarang beda. Tommy yang sekarang lebih totalitas berbuat untuk kesejahteraan rakyat,”beber Lily.

Ditegaskan, Tommy Soeharto datang melebur ke tengah rakyat NTT dan melakukan sesuatu yang nyata yang bisa dirasakan secara langsung oleh rakyat. Partai BERKARYA (PB) cuma jembatan. “Jembatan bukan hanya bagi pak Tommy akan tetapi bagi kita semua kader partai dan simpatisan. Dan pak Tommy datang ke NTT bukan menjaring massa partai ini tapi mau berbuat nyata untuk rakyat NTT”.

Bagi saya, demikian Lily, bahwa jabatan yang didapat hanyalah titipan Tuhan. Saat Tuhan memberikan kesempatan untuk menjabat sesuatu, jalani itu dengan berbuat baik. Dan sewaktu-waktu Tuhan akan copot itu jabatan. Jabatan yang dipercayakan kepada saya selaku Komando Daerah Pemilihan (Kodapil) Bali, NTB, NTT sudah tentu saya harus loyal. Pertama, loyalitas kepada Tuhan Yesus, itu jelas. Dan kedua loyal kepada Ketua Umum (Ketum) Partai BERKARYA. Tidak ada yang lain. Kalau kita punya prinsip dan bekerja dengan hati yang jujur, jalan akan terbuka lebar untuk menggapainya.

“Saya tidak berpikir untung ruginya. Bagi saya meski saat ini sebagai Caleg DPR RI apakah besok mau jadi atau tidak, itu tidak soal. Asalkan tanggung jawab akan misi kerakyatan dari Ketua Umum partai ini saya jalani dengan ikhlas hati. Sesuatu yang kita kerjakan dengan hati yang ikhlas maka rizikinya akan ditambahkan Tuhan. Kita abaikan dulu kepentingan diri kita. Kebutuhan orang banyak yang harus menjadi prioritas. Saya yakin kedatangan pak Tommy ke NTT ini membawa nilai manfaat rakyat NTT juga bagi para Caleg dan kita semua kader partai. Dan bukan beliau datang karena kepentingan saya pribadi dalam menjaring massa agar memilih saya. Itu tidak! Lebih baik kita bekerja dengan sedikit orang tapi bermanfaat untuk banyak orang. Daripada bekerja dengan banyak orang namun hasilnya sedikit bahkan tidak ada hasil,”tegasnya berulang.

Sehingga tidak ada masalah bagi pak Tommy jika kedatangannya hanya ada sedikit orang yang siap mau bekerja keras, lanjut Lily. Disambut banyak orang tidak menjamin kualitas hasil. Bisa saja orang-orang yang datang itu hanya sekadar hura-hura dan ikut rame saja. Karena belum tentu para Caleg pada hari hari ‘H’ Pemilu nanti dipilih oleh orang-orang yang didatangkan saat kunjungan kerja pak Tommy ini. Lebih bagusnya bekerja dengan sedikit kader. Tidak peduli besok mau jadi atau tidak jadi anggota DPR, asal saja saya punya saudara baru. Itulah kesadaran saya berpartai. Bukan seperti orang kebanyakan mau berpartai hanya karena mau jadi anggota DPR. Atau mendapat posisi jabatan di kepengurusan partai.

Bisa dibayangkan, betapa pedulinya pak Tommy terhadap rakyat NTT sehingga ia harus menunda berkunjung ke Dapilnya di Papua. Beliau akan ke Papua tapi setelah NTT dulu. Iya, Kalau mau dilihat dari sisi kepentingan politik, iya beliau rugi dong. Tapi pak Tommy tidak mementingkan kepentingan politik bagi dirinya sendiri. Karena baginya kepentingan politik akan bisa langgeng jika kebutuhan rakyat telah terpenuhi.

Tommy Soeharto Sodorkan Investasi Jangka Panjang

Hal prioritas yang disodorkan Tommy Soeharto adalah kebutuhan rakyat. Ketum Partai BERKARYA ini siap memberikan bantuan financial dan menyodorkan investasi jangka panjang. Sebagai wujud untuk menjawabi kebutuhan rakyat di NTT. Sudah tentu rakyat yang sudah siap bekerja total, ucap Lily.

Hampir pasti untuk tahap pertama kunjungan Tommy Soeharto ke daratan Timor, tidak semua kabupaten dikunjungi. Tapi setelah tim kita ini turun ke lapangan. “Iya saya, pak Budi, pak Sumihajo Pakpahan, dan nanti menyusul tiba petinggi lainnya dari DPP PB. Kami turun melihat kesiapan kelompok masyarakat menyambut bantuan, kita laporkan,”kata Lily.

NTT umumnya adalah wilayah yang punya potensi sumber daya bisa dikembangkan. Semisal di Kabupaten Belu disana ada kelompok tani usaha ekonomi produktif jagung binaan Ketua DPD PB Kabupaten Belu dan para kader partai. Di titik ini diberikan bantuan financial dan mekanisasi mulai dari proses pengolahan  lahan, pengadaan benih, obat penggangu tanaman (OPT), produksi hingga pemasarannya. Demikian halnya juga di Kabupaten TTU disana ada kelompok ternak sapi. Di Kabupate Kupang ada kelompom tani usaha garam dan rumput laut, atau usaha pertanian holtikultura lainnya.

Belum lagi potensi yang ada di Sumba, Rote, Sabu, Flores, Alor, dan Lembata. Dan yang pasti semua potensiyada dan dimiliki rakyat bukan hanya sebagai pajangan kebanggaan. Akan tetapi harus didayagunakan untuk kesejahteraan rakyat banyak. Dalam mana untuk pendampingannya ke kelompok-kelompok usaha ekonomi produktif itu adalah para kader Partai BERKARYA.

“Hal-hal seperti ini yang menjadi misi besar pak Tommy datang ke NTT. Karena rakyat NTT punya potensi besar dan menjanjikan kesejahteraan rakyat masa depan. Mari kita tangkap peluang ini. Menangkap peluang melalui pola pengembangan ekonomi kerakyatan yang tengah digalakkan Partai BERKARYA ini. Yang sudah tentu proaktif terlibat di dalamnya dan bekerja dengan hati,”pinta Lily.

Sementara Sumiharjo Pakpahan menambahkan, di DPP Partai BERKARYA, Ibu Lily ini seorang yang dikenal tegas, punya prinsip, dan loyal. Apalagi ibu Lily ini orang NTT (dari Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara). Sehingga utusan pak Tommy ini pada orang yang tepat.

“Saya melihatnya begitu. Terlepas dari ruang yang dihadapi ibu Lily adalah seorang Caleg DPR RI  dari Partai Berkarya Dapil II NTT. Sedangkan saya sendiri juga Caleg dari Dapil 10 Provinsi Jawa Tengah. Saya turut serta sebagai bagian dari Tim utusan pak Tommy ini ke NTT untuk melihat persoalan ekonomi kerakyatan yang sekiranya perlu mendapat bantuan dari pak Tommy. Saya percaya ibu Lily bekerja dengan hati dan menjalankan kepercayaan yang diberikan pak Tommy ini. Ini saya percaya ibu Lily bekerja tidak untuk kepentingan dirinya sebagai Caleg DPR RI. Dia bekerja sepenuh hati sesuai pesan pak Tommy. Saya yakin pak Tommy pasti bantu NTT setelah turun kelapangan. Kalau ndak yakin saya akan tinggalkan dan say good by – mengatakan selamat tinggal, ibu Lily,”cap Pakpahan.

Sebagai orang partai saya Cuma menitipkan harapan supaya rakyat NTT terutama kader-kader Partai Berkarya percaya bahwa apa yang dijalankan ibu Lily adalah nantinya diwujudkan dan dieksekusi oleh pak Tommy setelah beliau sendiri datang ke NTT.

Sebenarnya pak Tommy punya agenda turun ke provinsi lainnya di Indonesia. Jadwal ke Papua saja  yang menjadi Dapilnya pak Tommy harus bergeser. Pak Tommy harus datang pertama ke NTT nanti ke provinsi lainnya setelah dari NTT dulu.

“Ini sesungguhnya sesuatu yang istimewa bagi rakyat NTT terutama pagi kader-kader Partai BERKARYA. Bagi rakyat NTT dan kader-kader Partai BERKARYA harus bisa menangkap peluang besar ini. Tapi ini jangan dibaca sebagai peluang untuk kepentingan politik bagi para Caleg. Abaikan kepentingan politik itu. Kedatangan pak Tommy ke NTT adalah karena kebutuhan rakyat. Itu yang paling penting menurut saya,”ucap Pakpahan. +++ cnc1

Gambar : Ilustrasi Total Membangun Rakyat NTT. Ketua Umum DPP Partai BERKARYA, Tommy Soeharto erat menggenggam tangan Maria Lilyana Meko (kanan), Calon Anggota DPR RI dari Dapil II NTT.

Foto : Doc. CNC/dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *