Program BEDAH RUMAH Menjawab Impian Warga Miskin

Wali Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, JEFRI Riwu Kore berbincang -bincang dengan warga penerima manfaat program Bedah Rumah, Senin 16 Agustus 2021. Doc. citra-news.com/humaskotakpg

Jefri : Bedah Rumah adalah program prioritas Pemkot Kupang untuk membantu rakyat miskin yang tidak mempunya hunian layak di Kota Kupang.

Citra-News.Com, KUPANG – SEJAK TAHUN 2020 hingga Agustus 2021 program Bedah Rumah yang didanai dari APBD Kota Kupang sudah terealisasi sebanyak 104 unit rumah layak huni.

Demikian portal berita citra-news.com mengutip siaran pers Bagian Humas Kota Kupang, Rabu18 Aguatus 2021.

Bahwa sejak Wali Kota dan Wakil Wali Kita Kupang, Dr.JEFRITSON (Jefri) R.Riwu Kore, MM.MH dan dr. HERMANUS Man, dipercayakan memimpin Kota Kupang, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang telah membedah 104 unit rumah layak huni.

 

Masing-masing tahun 2020 sebanyak 40 unit dan tagun 2021 sebanyak 64 unit. Pembiayaan bedah rumah dari sejumlah unit rumah layak huni yang ada ini berasal dari APBD Kota Kupang.

Wali Kota Kupang yang akrab disapa JERIKO (Jefri Riwu Kore, red) dalam setiap kali mengantar pulang warga yang rumahnya dibedah, bahwa program bedah rumah adalah program skala prioritas membantu rakyat miskin yang tidak punya hunian layak di Kota Kupang, yang didanai dari dana APBD.

“Rumah ini merupakan anggaran murni Pemerintah Kota Kupang. Bukan dana dari kementerian. Memang ada DAK (dana alokasi khusus) dari kementerian itu untuk perbaikan rumah. Tapi bukan bedah rumah,” tegas Jeriko.

Politisi Partai Demokrat ini berharap, tulis Humas Kota Kupang, agar DPRD sebagai mitra pemerintah untuk mendukung terus program prioritas ini.

“Program bedah rumah ini bisa menolong masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni. Bedah rumah ini program saya dan Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man, sesuai jabaran misi untuk mewujudkan Kota Kupang yang layak huni dan nyaman bagi warga,”ungkap Jeriko saat lmenghantar 3 (tiga) warga Penerima Manfaat (Bedah Rumah, red) pada Senin
16 Agustus 2021.

Ketiga warga tersebut adalah SABRINA H. Suek, seorang janda yang berprofesi sebagai penjahit di Kelurahan Merdeka. Betikut, YOSIAS Su’i seorang nelayan di Kelurahan Namosain. Dan ENGGELINA Lalus, janda paruh baya yang berprofesi sebagai petani sayur di Kelurahan Bakunase Dua.

Diktahui, selama rumah di bedah, tiga keluarga tersebut diboyong Wali Kota Jefri tinggal di Hotel. Rumah mereka dikerjakan selama 14 hari, segala biaya penginapan dan konsumsi selama penginapan ditanggung secara pribadi oleh Wali Kota dan keluarga.

Keluarga pertama yang di antar Wali Jefri adalah keluarga Sabrina H. Suek di RT 02, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, Wali Kota bersama keluarga penerima manfaat disambut Camat Kota Lama, Semuel Mesakh, SSTP, M.Si dan Lurah Merdeka, Petty Ly, SSTP bersama warga sekitar.

Setelah melakukan penyerahan simbolis, Wali Kota Jeriko melanjutkan perjalanannya untuk mengantar Yosias Su’i di RT 05 Kelurahan Namosain dan Ibu Enggelina Lalus di RT 17, di Kelurahan Bakunase Dua.

Ketika ketiga keluarga diajak memasuki rumah baru selesai, dan dilengkapi dengan tempat tidur, kursi, bantal, sprei dan ember bak kamar mandi. Perabotan tersebut merupakan sumbangan pribadi dari Agustin Adranacus, Toni, Herman Herry, Yudha dan anggota DPD RI Hilda Manafe.

Dalam setiap kesempatan menyampaikan sambutan dalam seremonial penyerahan kunci rumah, Wali Kota Jeriko ini menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan program dirinya dan Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man, sesuai jabaran misi untuk mewujudkan Kota Kupang yang layak huni dan nyaman bagi warganya.

Dirinya menegaskan bahwa program bedah rumah adalah program skala prioritas membantu rakyat miskin yang tidak punya hunian layak di Kota Kupang, yang didanai dari APBD Kota Kupang.

Bedah Rumah ini merupakan anggaran murni dati APBD Kota Kupang. Bukan dana dari kementerian, tegasJeriko berulang.  +++ citra-news.com/PKP_sny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.