Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Pemulihan HUNIAN Bukti Soliditas GMIT Maranatha Dengan PEMKOT Kupang

CitraNews

Wali Kota Kupang, JEFRI Riwu Kore (ke-5 dari kiri) pose bersama Pengurus PPA GMIT Maranatha Oebufu, Selasa 26 Oktober 2021. Doc. citra-news.com/humas setdakotakpg.

Desy Rondo : Program pemulihan hunian mandiri ditujukan bagi keluarga yang terdampak bencana tanah longsor.

Citra-News.Com, KUPANG – WALI KOTA Kupang, Dr. Jefirstson (JEFRI) R.Riwu Kore, MM, MH memgingatkan warga Kota Kota Kupang terutama yang tinggal di bantaran sungai untuk tidak kembali membangun kembali rumah di area sekitarnya.

Baca Juga :  Perhutanan Sosial ‘Jurus Jitu’ Menepis Klaim Masyarakat

“Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak ingin membiarkan warga untuk membangun kembali di lokasi bencana bantaran sungai. Terutama beberapa kepala keluarga (KK) di Kelurahan Oebufu pasca bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Karena semuanya sudah diarahkan untuk relokasi ke tempat yang sudah disediakan pemerintah,” kata Jefri.

Menurutnya, dengan adanya bantuan program dari GMIT Maranatha Oebufu, ini sebagai bukti perhatian dan soliditas gereja dengan pemerintah dalam membangun kehidupan warga kota menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Pandemi COVID19 Memacu DAYA Inovasi dan Kreasi Masyarakat

“Kami sangat mengpresiasi dukungan Program Pemulihan Hunian Mandiri yang digagas Pusat Pengembangan Anak (PPA) GMIT Maranatha Oebufu bersama Yayasan Bantuan Kasih Indonesia,” tuturnya.

Dukungan atas program ini disampaikan Wali Kota saat menerima kunjungan Ketua Majelis Jemaat GMIT Maranatha Oebufu, Pdt. Desiana Rondo Effendy, M.Th, bersama perwakilan dari Yayasan Bantuan Kasih Indonesia (Compassion Indonesia)
dan para pengurus PPA GMIT Maranatha Oebufu di ruang kerjanya, Selasa 26 Oktober 2021.

Baca Juga :  DIGITAL LOAN, Gelombang Kejutan LAYANAN Kredit di BANK NTT

Mantan Anggota DPR RI dua periode ini menyatakan, untuk membangun Kota Kupang ini menjadi lebih baik, perlu ada kerja sama dari semua pihak termasuk gereja.

Karena itu Wali Kota berterima kasih kepada PPA GMIT Maranatha Oebufu dan Yayasan Bantuan Kasih Indonesia yang sudah membantu Pemkot Kupang mengupayakan pemulihan pasca bencana.