Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Lurah ROBY Sebut Pemerintah GAGAL Urus SAMPAH di KOTA Kupang

CitraNews

CN : Maksud anda mereka lalai mengurus sampah?

EA : Iya itu maksudnya. Saya pernah lihat mobil sampah digunakan untuk angkut kayu bahan bangunan rumah. Saban hari saya ketemu mobil sampah di Tarus sementara bongkar bahan bangunan. Saat itu saya juga lupa foto Nomor DH itu truk sampah.

CN : Apa hubungannya dengan onggokan sampah di TPS sini.

EA : Yang pasti truk sampah plat merah untuk angkut sampah melayani titik-titik TPS yang ada Bukan angkut bahan bangunan untuk kepentingan pribadi petugas kebersihan. Lihat saja diTPS ini sampah sampai meluap berserakan kemana-mana. Kalau sajavtadi pagi ada truk sampah datang angkut, tidak mungkin sampah bertumpukan begini. Iya karena sebagai aparat kelurahan kami harus turut ambil bagian memungut sampah. Kami sore hari ini dipimpin pa Lurah harus pungut sampah di sepanjang jalan H.R koroh. Titik star mulai dari depan Kantor Lurah Bello sampai ke TPS ini.

Baca Juga :  Asset TERCECER Wabup JERRY Bikin Kepala OPD Ketar-Ketir

CN : TPS di titik terluar wilayah Kelurahan Bello ini, asal usul sampah bisa saja berasal dari luar wilayah?

EA : Kita belum bisa pastikan. Tapi bisa iya. Karena kontainer sampah di TPS ini tepat berada di sisi jalan sumbu yang diakses juga oleh warga perkampungan di wilayah Kabupaten Kupang. Karenanya bila terlambat dijemput oleh operator dalam hal ini petugas dari Dinas Kebersihan Kota Kupang maka sampah terus menggunung. Apalagi sampah basah maka baunya menyengat hidung. Dan tentunya berpotensi menimbulkan penyakit bagi warga di sekitarnya.

CN : Pak Lurah ada komentar tambahan?

RL : Iya. Kepada dinas teknis hendaknya bertanggungjawab terhadap porsi tugas yang menjadi kewengannya. Dengan keterbatasan armada angkut harusnya mobile. Jangan tunggu ada informasi dulu baru datang angkut sampah. Di kontainer pasti selalu ada sampah setiap.saat. Kalau sudah penuh dan petugasnya terlambat bahkan tidak datang angkut sudah pasti warga akan buang di luar kontainer. Lalu itu menjadi tanggung jawab siapa. Ini menjadi lingkaran setan bukan?

Baca Juga :  FKP RKPD 2027 Merajut Gagasan BERSAMA Untuk MASA DEPAN Kota KUPANG

CN : Menurut anda kapan persoalan sampah ini bisa berakhir?

RL : Menurut saya ada dua hal. Pertama, pemerintah harus berupaya.lebih menyadarkan masyarakat. Dalam artian menjalin relasi dengan pihak lain dalam hal ketersediaan finansial intuk peningkatan sumberdaya. Kedua, Pemerintah juga harus berbenah diri dalam hal manajemen pengelolaan khususnya di dinas teknis. Itu harus ditata secara baik. Mobil angkut sampah digunakan.pada tempatnya. Jangan dibawa pulang oleh awak ke rumahnya. Habis angkut truk sampah diparkir di kantor bukan di rumah awak.

Baca Juga :  Untuk PERKUAT PAD WALKOT Kupang CHRISTIAN Widodo Terbitkan SK Amnesti PAJAK

CN : Apa saran dan atau harapan anda?

RL : Memaknai HPSN hari ini kami berterima kasih kepada elemen masyarakat, RT/RW bersama warga yang sudah berpartisipasi membersihkan sampah di wilayahnya masing-masing. Bahwa para ASN di semua tingkatan, kelurahan, kecamatan, Kota, dan Provinsi harus turun ke jalan pungut sampah adalah bentuk edukasi bagi masyarakat agar ikut terlibat dan bertanggungjawab terhadap lingkungan. Pemerintah juga perlu menerapkan sanksi manakala sampai pada titik endingnya masyarakat belum sadar dan membuang sampah di sembarang tempat. Sehingga ada efek jera.  +++ marthen/citra-news.com