“Untuk sekolah negeri saya kira jauh lebih baik. Tapi untuk sekolah swasta seperti saya di Citra Bangsa negara kasih saya apa. Tapi saya yakin kalau kita bekerja dengan hati untuk mencerdaskan anak bangsa, pasti kita bisa,” ujarnya yakin.
Senator Paul tidak menampik meski bantuan peralatan dari pemerintah untuk kita di NTT masih terbilang minim. Akan tetapi karena salah urus saja. Karena itu manajemen pengelolaan itu yang perlu diperbaiki.
“Lihat sendiri sekolah swasta Citra Bangsa. Itu saya urus sendiri. Saya bangun Sarpras dengan uang sendiri. Termasuk gaji guru pegawai. Tidak ada bantuan pemerintah, tidak ada pinjaman dari bank manapun,” jelas Paul.
Pemilik lembaga pendidikan Citra Bangsa dan Hotel Harper ini mengikhtiarkan kerja kolaboratif dan saling sinergis dari semua komponen masyarakat. Ini akan mampu menciptakan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak.
Bahwa dalam upaya. mencerdaskan anak bangsa diperlukan kerjasama yang saling menopang.

“Kedatangan saya hari ini untuk melihat dari dekat pendidikan vocational yang diterapkan di SMKN 5 Kupang sehingga kita bisa saling support,” kata Paul.
Adanya MoU bidang pendidikan antara SMKN 5 Kupang dengan lembaga pendidikan Citra Bangsa dan Hotel Harper, menurut dia, untuk memperkuat komitmen kedua belah pihak sehingga bisa menghasilkan generasi bangsa yang qualified.
“Mari kita berusaha dengan bekerja keras dulu. Dengan ikhlas hati bekerja dan saling menopang maka aj menuai hasil yang baik dan pasti Tuhan kasih berkat,” ujarnya. +++ marthen/citra-news.com.













