“Kasus serupa Dolvina ini sudah kedua kalinya saya alami. Saat masih menjabat Wakil gubernur NTT, saya juga pernah menyelamatkan warga daerah ini yang menjadi korban perdagangan manusia”, tuturnya.
Josef Nae Soi menjelaskan, kasus yang dialami Dolviana dia ketahui setelah mendapatkan informasi terkait keberadaan korban dari salah seorang kenalannya di Medan.
Mendengar kabar tersebut, kebetulan ia menghadiri acara penutupan PON XXI. Dan langsung mencari infornasi dari warga Flobamora di Medan lalu bergerak cepat untuk menyelamatkan Dolviana.
“Walaupun korban sudah berhasil diselamatkan, tetapi proses hukum terhadap para pelaku tetap berjalan. Kita pastikan bahwa hukum ditegakkan sehingga kasus serupa tidak terulang”, harap Josef.
Sembari menambahkan, untuk penanganan korban Dolviana diharapkan pemerintah NTT mendampingi proses pemulihan dan rehabilitasi.
Sementara Dolviana mengatakan, awal mula sebelum jadi masalah, dia berkenalan melalui akun facebook dengan seorang pria. Nama sebenarnya pria itu Andre Nenometa beralamat domisili di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.
“Di akun facebook pria ini terdapat lowongan pekerjaan menjadi asisten rumah tangga dan karyawan toko di Medan. Iya saya tertarik hingga diperkenalkan dengan seorang perempuan hingga diberangkatkan ke Medan pada….”. (bersambung). +++ marthen/citra-news.com












