Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

GRATIS Dibagikan 8000 Hektar BENIH PADI Cegah STUNTING

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

“Kita sudah kembangkan di beberapa lokasi sejak tahun 2023 atau pada MT1 April – September (Asep). Kemudian pada MT2 Okmar 2023/2024 dan MT1 Asep 2024. Dan sekarang untuk MT2 Okmar 2024/2025. Dimana awalnya kita minta 5000 HA  tapi karena kian diminati CPCL sehingga meningkat menjadi 8000 HA”, jelas Umbu.

Kepada kelompok tani (Koptan) yang sudah terdata di CPCL penerima bantuan benih padi biofortifikasi (nutri zink), kita pantau hingga ke titik koordinat melalui website.

Karena jika tidak terdaftar di Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simhultan) maka dianggap petani gadungan. Termasuk data dan informasi menyangkut kinerja tenaga penyuluh yang melakukan pendampingan di lapangan. Sehingga kinerja benar-benar terukur dan progres perkembangan bisa diketahui.

Baca Juga :  PEMERINTAH Perkuat KOLABORASI dengan Pihak GEREJA Perluas Gerakan PANGAN LOKAL

Dia mengatakan, hasil pemantauan BMKG menyebutkan puncak musim hujan pada Desember atau Januari. Maka di musim tanam kedua tahun 2024/2025 atau MT 2 Okmar (Oktober hingga Maret) 8000 Hektar benih padi Bio Nutri Zink ini harus sudah sampai di tangan petani.

Baca Juga :  Kecepatan ANGIN 31 Knot Warga NTT Diminta WASPADA

Mestnya benih padi ini harus sudah tersalurkan ke Koptan-Koptan pada daerah-daerah dengan topografi yang sulit dijangkau. Terutama pada lokasi-lokasi yang lebih dulu hujan. Sehingga mulai proses penyemaian benih. Jika mengalami kendala pada ketersediaan air maka dibantu mesin pompa.

“Seperti baru-baru ini di Kabupaten Rote Ndao dilakukan panen perdana oleh bapak Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto. Dari produksi atau hasil padi yang ada merupakan daya dukung dari mesin pompa air yang kita bantu untuk petani”, tandasnya.

Baca Juga :  PENTING, Informasi CUACA Laut dan IKLIM Untuk Para NELAYAN

Adapun dari 22 kabupaten/kota Se-NTT penerima alokasi bantuan benih padi biofortifikasi 2024, minus 6 (enam) daerah. Masing-masing Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Malaka, Flores Timur, dan Kabupaten Sikka.

Dari 16 kabupaten penerima benih padi biofortifikasi atau nutrizink jumlahnya bervariasi. Yakni terendah untuk Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 5000 Kg. Dan kebutuhan benih tertinggi adalah Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 31.250 Kg. +++ marthen/CNC

Sumber: Joaz Umbu Wanda
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan BMKG Kupang, Elnino dan Lanina. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab BMKG Kupang, Elnino dan Lanina.