JOAZ Billy Umbu Wanda, S.P. saat diwawancarai di Kupang, Senin (20/10). Doc. marthen radja/CNC
Citra News.Com, KUPANG – KEPALA Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, JOAZ Billy Umbu Wanda, S.P. menyebut kegiatan Retret Kepeminpinan Retrategis di Universitas Pertahanan (Unhan) Atambua Kabupaten Belu berdampak positif bagi kelompok tani, khususnya di wilayah perbatasan antarnegara Indonesia – Republik Democratic Timor Leste (RDTL).
“Pada kegiatan Retret tahap pertama para perwakilan kelompok tani diundang ke UNHN. Mereka dikasih bantuan Alsintan dan benih diserahkan langsung oleh bapak Gubernur NTT”, demikian Umbu Wanda di ruang kerjanya, Senin (20/10).
Dia mengatakan, sebagai dinas teknis yang menangani sektor pertanian, kita punya perhatian besar terhadap kelompok-kelompok tani di sekitar UNHAN maupun kelompok tani lainnya di Kabupaten Belu.
Sehingga bertepatan sengan momentum Retret itu kelompok tani sekitar UNHAN dikasih bantuan berupa peralatan mesin pertanian (Alsintan) berupa 2 (dua) unit hand traktor. Selain itu mesin pompa air 1 (satu) unit dan benih holtikuktura.
Saat ini, jelas Umbu Wanda, Kementerian Pertanian punya perhatian besar terhadap kebutuhan petani. Ini dilakukan tiap tahun melalui kerja kolaborasi dan saling sinergi antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota. Apalagi jelang musim tanam pertama (MT-1).
“Dengan adanya efisiensi anggaran tahun 2025 ini maka kita mohon bantuan pusat untuk pengadaan prasarana pertanian. Disisi lain juga kita kerja kolaborasi dan saling sinergi antara Pemprov NTT dan pemerintah kabupaten/kota. Kami mengajak Ayo Kita Bangun NTT bersama-sama meningkatkan pangan lokal kita menuju ekonomi mandiri”, ujarnya.












