Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

GUBERNUR Terpilih MELKY Sebut TIGA SEKTOR Ini Jadi PENGGERAK Ekonomi di NTT

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Andi mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, TNI/Polri, dan berbagai jajaran untuk memajukan sektor pertanian sebagai penggerak dalam mengentaskan kemiskinan di NTT.

Menurut dia wilayah Nusa Tenggara Timur punya potensi pertanian yang besar dan luar biasa. Dimana NTT sebagai wilayah agraris dengan 85 persen didominasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Saya melihat ada cahaya dari NTT. Ada getaran dan harapan besar di sana. Kami lihat potensi yang bisa menyelesaikan kemiskinan. Kalau pertanian bergerak maka bisa bergetar semua sektor,” ungkapnya.

Baca Juga :  DILANTIK Jadi PENJABAT Gubernur NTT ANDRIKO Diminta Sukseskan PILKADA

NTT Lumbung Swasembada 

Mentan Andi optimistis dengan upaya akselerasi bersama, tingkat kemiskinan di NTT dapat ditekan hingga di bawah 10 persen. Hal ini juga diharapkan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan nasional dan tingkat pengangguran nasional.

Baca Juga :  VICTOR LAISKODAT Masuk Daftar 16 CAGUB Pemenang Pilkada 2018

Di NTT ada kemiskinan kurang lebih 20 persen. Kita target turunkan kemiskinan ini dengan kolaborasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten jadi turun di bawah 10 persen. Bila perlu, maksimal 5 persen dalam 5 tahun ke depan.

Baca Juga :  INTIP Penampakan 7 Pecahan UANG Kertas Baru Tahun Emisi 2022

Tidak hanya itu  pembangunan sektor pertanian NTT juga diharapkan dapat memberikan kontribusi swasembada pangan nasional. Untuk itu kami undang Pj. Gubernur NTT, Gubernur NTT Terpilih, Pj. Bupati/Walikota, dan Bupati/Walikota Terpilih se-NTT.

“Karena kami yakin dengan kolaborasi kerja, kita akan mampu berkontribusi untuk pembangunan pertanian bahkan bisa swasembada pangan”,ujarnya.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Kementan RI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Kementan RI.