ADPRD NTT dari Fraksi PKB, Ana Kolin mengingatkan Kapolresta, Aldinan Mahurung, agar berhati-hati menghadapi pendemo bertindak represif dan brutal.
Citra News.Com, KUPANG – RATUSAN massa pendemo melakukan aksi brutal di Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di Kupang, Senin 24 Maret 2025.
Selain membakar bank dan merusak sejumlah fasilitas negara, para pendemo juga meneriakan bahkan menulis kata dan kalimat yang tidak senonoh.
Terpantau awak Portal Berita citra-news.com, para pendemo berorasi dan membakar ban di tangga Aula Utama gedung DPRD NTT. Sementara beberapa orang menggunakan pilox dan menyemprot tulisan, DPR Tolol, DPR Penipu, Dewan Perkosa Rakyat, dan lainnya. Anehnya sejumlah anggota polisi yang berada di sekitar TKP tidak bisa mencegah aksi pendemo yang represif nan brutal itu.
Padahal sebelum melakukan aksi bakar-bakaran, para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus, BEM, dan OKP Nusa Tenggara Timur, mereka berorasi diluar area gedung. Tepatnya di depan pintu gerbang menuju gedung dewan Jalan El Tari Kota Kupang.
“Ijin, atas perintah Kapolda NTT kami mohon Anggota DPR ijinkan pendemo masuk menemui Ketua DPR”, ucap Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H. Manurung, SH, S.I.K, M.Si di ruang Komisi I.
