Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

DUO WIDODO Bangun Komitmen TANGGULANGI Masalah SAMPAH

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

“Masyarakat akan diatur untuk membuang sampah ke tempat yang telah disediakan di RT masing-masing, dan sampah tersebut akan diproses lebih lanjut di TPST,” kata Christian.

Dia menjelaskan, menjadi bagian penting dari program Penanggulan Sampah adalah pemerintah mengedukasi warga kota mengenai pemilahan sampah di rumah. Warga diminta untuk memilah sampah menjadi tiga kategori yakni sampah basah, sampah plastik dan kaca, serta sampah kertas dan tisu.

“Kami sudah memiliki roadmap penanganan sampah, dan ini menjadi salah satu fokus utama program kami sejak sebelum terpilih. Kami ingin memastikan setiap RT di Kota Kupang memiliki fasilitas tong sampah yang memadai,” ujarnya.

Baca Juga :  MELEPAS 187 Jamaah Haji, SERENA Francis Tekankan Jaga KEKOMPAKAN dan Saling PEDULI

Dia menegasikan, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi masalah sampah, termasuk penyediaan tong sampah di setiap RT.

Bahwa setiap RT, yang jumlahnya sekitar 1.300, akan menerima satu tong sampah plastik berwarna hijau atau kuning. Hal ini bertujuan untuk mempermudah warga dalam membuang sampah secara terorganisir. Sampah yang dikumpulkan akan diangkut menggunakan motor listrik ke kelurahan, di mana setiap kelurahan akan memiliki kontainer sampah besar.

Baca Juga :  BETA PEDULI Memberdaya Kaum MARGINAL Tidak Berdaya

Selain itu, di setiap kecamatan, akan dibangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), yang akan mengolah sampah secara terstruktur. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk atau maggot, sementara sampah anorganik akan diolah menjadi produk seperti batu bata, arang, atau bahan bakar alternatif.

Baca Juga :  CHRISTIAN Widodo Sebut TANPA PERENCANAAN Yang Baik dan Terukur TARGET KOSONG

Dalam kesempatan itu dokter Christian Widodo mengajak FPK untuk berkolaborasi dalam mendukung program ini. Terutama dalam hal penyediaan tong sampah dan pengolahan sampah di tingkat kecamatan.

Lebih dari 1000 Orang

Sementara Ketua FPK NTT, Ir. Theodorus Widodo, mengatakan, FPK Provinsi NTT akan melakukan aksi nyata dalam “Gebyar Bersih Sampah” pada 12 April 2025 mendatang.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dokter Christian Widodo, Serena Corsgrova Francis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dokter Christian Widodo, Serena Corsgrova Francis.