Selain itu, tambah dia, Bank NTT tetap fokus pada penyaluran KUR, dan tengah mendorong proses digitalisasi untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan daerah, terutama di sektor perpajakan.
“Memang kita arahnya ke sana semua. Sekarang kan semuanya digitalisasi.
Karena itu salah satu sumber untuk menaikkan PAD, baik sektor pajak maupun lainnya”, tandasnya.
Ditanya soal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Yohanis menuturkan, Bank NTT masih menunggu arahan resmi dari Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku pemegang saham pengendali.
“Kalau soal RUPS, kami tunggu arahan dari Pak Gubernur selaku pemegang saham pengendali”, tepisnya. +++ CNC/*












