“Kami siap menjadi sahabat GAMKI untuk berbagai persoalan di tengah fakta sosial di NTT (kemiskinan ekstrim, stunting, soal pendidikan, kesehatan) yang membutuhkan tindakan – tindakan serius. Sehingga Visi “Pulang ke Gereja” bagi GAMKI artinya Gereja menjadi tempat membentuk karakter dan spiritualitas publik,” jelas Pdt. Samuel Pandie.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum GAMKI Pusat, Sahat Marthin Philip Sinurat berharap, agar GAMKI NTT fokus membuat program yang berkelanjutan yang sejlan dengan program pemerintah pusat dan Pemeinth Provinsi NTT.

“Saya mengharapkan GAMKI NTT fokus membuat program yang berkelanjutan, yang sejalan dengan program pemerintah pusat melalui sosialisasi dan edukasi melalui kolaborasi dan saling sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT, Sinode GMIT dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Diketahui, sebelumnya GAMKI NTT telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Diantaranya aksi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dan penanaman 500 anakan pohon pinang.
Pada puncak acara tersebut dilakukan Penandatanganan MoU antara Sinode GMIT dan DPD GAMKI NTT.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni, Perwakilan Pimpinan Organisasi lintas agama, dan para Akademisi. +++ marthen/*













