Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Program OVOP Ciptakan Siklus EKONOMI BARU di Sektor PERTANIAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Kami punya Sahabat Petani yang memiliki lahan swadaya untuk bisa menjawab permintaan pasar. Yang pasti kebutuhan untuk penyedia makanan lokal bergizi bagi sekolah-sekolah yang ada. Karena di lahan swadaya itu dikembangkan semua pangan lokal, termasuk sayuran dan buah-buahan”, kata Oemboe Wanda.

Kita di dinas pertanian juga punya balai benih, tambah dia, yang kini marak dikembangkan tanaman pangan untuk mencegah stunting. Ditambah lagi dengan keterlibatan lembaga keagamaan, ada lahan milik keuskupan, GMIT, MUI, MPHDI yang bisa kita kerjasama.

“Saya yakin para tokoh agama menghimbau umatnya untuk terlibat dalam penyediaan pangan lokal, pasti umat akan ikut. Apalagi ada nilai pemberdayaan ekonomi bagi umatnya”, ujarnya.

Baca Juga :  NTT Mart Hadir di TTU, Harapan Baru Bagi UMKM Dalam Menggerakkan EKONOMI DAERAH

Dengan kata lain semua stakeholder sudah tentu mengambil peran sebagai penyedia pangan lokal untuk kebutuhan MBG. Lembaga keagamaan juga punya peran besar membantu pemerintah dalam upaya penidaaan kemiskinan dan stunting.

Baca Juga :  Dukung KONAS FK-PKB Bank NTT Bantu Dana 200 Juta dan Expo UMKM

Demikian juga TNI saat ini punya lahan untuk dikembangkan tanaman padi dan Polri punya lahan jagung dan palawija. Jadi rantai pasok MBG-nya pasti kita saling support.

Oleh karena itu usaha hilirisasi untuk program OVOP di sektor pertanian, jita butuh rantai pasok (supplay chain) agar ada keberlanjutanya.

Baca Juga :  NONA SARI BAHENOL Memburu Cinta Rupiah di PANGAN LOKAL (Seri 2)

Kita sedang pertahankan Koperasi Petani (Koptan) dan Gapoktan, tambah dia, untuk dinaikkan statusnya ke Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). Dan menurut bapak Gubernur jika ini berjalan bagus maka kita naikkan ke Koperasi Merah Putih (KMP).

“Semua upaya bersama ini kita lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi petani di desa”, pungkasnya.  +++ marthen/CNC

Sumber: Joaz Billy Oemboe Wanda
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Program OVOP, Gubernur Melky Laka Lena. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Program OVOP, Gubernur Melky Laka Lena.