Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat sendiri merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di berbagai provinsi. Di Aceh, ekspedisi serupa dilaksanakan pada 11–17 Juni 2025 menggunakan KRI Imam Bonjol 383 dengan membawa uang sebesar Rp5 miliar untuk lima pulau terluar.
Sementara di Riau, kegiatan ini dilakukan pada 6–12 Mei 2025. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan uang rupiah beredar secara merata dan layak di seluruh wilayah NKRI.
Selain distribusi uang, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. Dengan begitu, diharapkan masyarakat di wilayah 3T semakin paham akan pentingnya peran rupiah dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pelepasan ERB 2025 di Kupang ditutup dengan kunjungan Wali Kota dan tamu undangan ke atas kapal KRI Diponegoro 365, serta doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan misi kemanusiaan dan kebangsaan ini.
Hadir dalam acara tersebut Danlantamal VII, Laksamana Pertama Irwan Sondang Parluhutan Siagian, M.Tr.Opsla, Komandan KRI Diponegoro 365, Letkol Laut (P) Yudhi Arie Bintoro, S.T., M.Tr.Opsla, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah BI, Hary Widodo
Juga hadir utusan dari Pemprov NTT diantaranya Asisten III Setda Provinsi NTT, Samuel Halundaka, sejumlah unsur Forkopimda Provinsi NTT, Kepala OJK NTT, jajaran pimpinan dan staf BI Perwakilan NTT, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat serta awak media massa.
+++ marthen/*












