“Kami tidak hanya bantu sekali lewat dana. Kami urus izinnya dari hulu, supaya bisa akses bantuan dari Jakarta, dari lembaga-lembaga lain. Dan saat ini sudah ada 669 UMKM yang legal,” jelasnya.
Di bidang sosial, bantuan beras untuk puluhan ribu keluarga telah disalurkan. Pemerintah juga menyediakan liang lahat gratis bagi keluarga kurang mampu yang mengalami kedukaan.
“Kalau dulu harus bayar 2 sampai 3 juta untuk gali liang lahat, sekarang keluarga bisa dibantu oleh pemerintah kota. Hubungi Dinas Sosial, nanti kami bantu”, kata dia.
Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut hanya mungkin dicapai dengan kolaborasi berbagai pihak. Ia mengutip Bung Hatta: “Indonesia bercahaya bukan karena obor di Jakarta, tetapi karena lilin-lilin yang dinyalakan di desa-desa”.
Sama juga Kota Kupang hari ini bukan bercahaya karena obor di kantor Wali Kota, tetapi karena lilin-lilin kecil yang menyala di dinas, kelurahan, RW/RT, dan rumah-rumah warga.
“Ini bisa terjadi kalau kita saling bergandengan tangan dan berkolaborasi. Sendirian kita hanya setetes air, tapi bersama-sama kita satu samudera luas”, ungkapnya .
Acara diakhiri dengan penyerahan Satya Lencana bagi ASN Pemkot Kupang, penyerahan hadiah lomba kebersihan antar kelurahan serta sejumlah lomba-lomba lainnya.
Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., Ketua dan Wakil-wakil Ketua serta ADPRD Kota Kupang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Kupang, Pimpinan Instansi Vertikal Lingkup Kota Kupang, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ketua Persatuan Istri Anggota DPRD Kota Kupang, Ketua Bhayangkari Cabang Polresta Kupang Kota, Ketua Persit Kodim 1604/Kupang, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Ketua Dharma Yukti Karini Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang.
Juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kota Kupang, Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, para Kepala Perangkat Daerah Kota Kupang, Direktur RSUD dan Perusahaan Umum Daerah Kota Kupang, para camat dan lurah se-Kota Kupang, para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Tidak kecuali para veteran, tokoh masyarakat, ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota Kupang, para guru siswa D/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang. +++ marthen/*












