Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis menyambut baik inisiatif tersebut. Dia menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh program pendataan, pelatihan, dan fasilitasi pelaku usaha disabilitas.
“Kami siap berkolaborasi dengan Kementerian Investasi dan berbagai lembaga agar pelaku usaha disabilitas di Kupang mendapat ruang yang setara untuk tumbuh dan mandiri. Inklusi ekonomi bukan hanya wacana, tapi langkah nyata,” tegas Serena.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang juga telah lebih dulu bekerja sama dengan berbagai yayasan sosial dan lembaga internasional untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan akses permodalan bagi lebih dari 200 penyandang disabilitas.
Langkah sinergi ini, harap Serena, menjadi fondasi menuju ekonomi inklusif di Kota Kupang, di mana semua warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berkembang dalam pembangunan daerah. +++ marthen/*













