Wali Kota Kupang, dr. CHRISTIAN Widodo saat Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam di Gereja St. Andreas Lasiana, Kupang, Minggu (23/11). Doc. CNC/Istimewa
Citra News Com, KUPANG – MINGGU tanggal 23 November 2025 di pagi yang hangat itu ratusan umat Kuasi St. Andreas Lasiana Kota Kupang, duduk rapi mengikuti Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam.
Di tengah suasana khusyuk itu berakhir dalam sebuah keputusan sederhana namun sangat berarti. Suara yang terucap dari rasa empati yang mendalam dari Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo, atasnama Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dia mengumumkan bahwa salah satu item anggaran untuk beli mobil dinas (Mobnas) baru dialihkan menjadi Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat dan rumah ibadah.
Keputusan ini bukan sekadar kebijakan anggaran. Ia menjadi cermin arah baru dalam kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakilnya Serena Cosgrova Francis. Duet pemimpin yang memilih, Melayani Lebih Dulu Sebelum Menikmati Fasilitas.
Di hadapan umat, Christian Widodo menyampaikan sebuah pernyataan yang jarang terdengar dalam tradisi awal masa jabatan pejabat daerah. “Biasanya satu periode itu pasti beli mobil baru. Tapi kami putuskan tidak beli. Satu mobil menghemat 800 juta. Tidak membeli lima mobil berarti menghemat empat miliar rupiah,” ujarnya.
Anggaran inilah, lanjut dia, yang kemudian dialihkan untuk membantu rumah ibadah, masyarakat kurang mampu, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Keputusan itu diambil setelah Pemkot Kupang menerima instruksi pemangkasan belanja hingga 50 persen dari Kementerian Keuangan.
Di tengah efisiensi besar-besaran itu, Christian menegaskan satu hal bahwa Bantuan untuk masyarakat dan rumah ibadah tidak boleh berkurang satu rupiah pun.












