“ASN harus menjadi pelita harapan di ruang digital. Kita hadir membawa pesan-pesan optimisme, kerja nyata, dan semangat membangun NTT,” tegasnya.
Seruan tersebut sekaligus mencerminkan perubahan pendekatan komunikasi publik pemerintah daerah. Jika sebelumnya komunikasi pembangunan lebih banyak dilakukan melalui kanal resmi pemerintah, kini ruang digital pribadi ASN dipandang sebagai jaringan komunikasi yang luas dan efektif untuk menjangkau masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, ia menilai media sosial sering kali dipenuhi narasi negatif seperti fitnah, provokasi, hingga isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Tanpa kehadiran narasi tandingan yang konstruktif, situasi ini dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap proses pembangunan. Karena itu, ia mendorong setiap ASN memanfaatkan akun media sosial pribadi untuk membagikan informasi mengenai program-program pemerintah, khususnya kegiatan pembangunan yang dijalankan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
PRICILIA Parera – Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT. Doc. CNC/biro APim setdantt












