Menurutnya, integritas adalah fondasi pelayanan publik yang tidak bisa ditawar. “Integritas artinya kita melakukan hal yang benar sekalipun tidak ada yang mengawasi. Saya tidak mungkin berada di sini 24 jam, tetapi dengan integritas, lurah dan staf tetap bekerja dengan benar,” tegasnya.
Renovasi Kolam 500 Juta
Tak hanya meresmikan gedung, pemerintah kota juga telah merencanakan penataan kawasan di sekitar kantor lurah. Salah satu rencana yang disampaikan adalah renovasi kolam di depan kantor dengan anggaran sekitar Rp500 juta pada tahun ini.
Kolam itu nantinya tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi diharapkan berubah menjadi ruang publik kecil yang hidup—tempat anak-anak bermain dan warga berkumpul. Bahkan pemerintah kota juga berencana menata area khusus bagi pelaku UMKM agar dapat berjualan secara rapi.
“Nanti kolam ini kita perbaiki supaya bagus. Anak-anak bisa menikmati, dan kita siapkan juga tempat yang rapi bagi UMKM untuk berjualan,” jelasnya.
Di tengah rencana tersebut, Walikota Christian juga memperkenalkan gagasan kebijakan baru yang dinilai akan membawa perubahan besar bagi pembangunan di tingkat kelurahan.
Mulai tahun 2027, setiap kelurahan direncanakan memiliki pagu anggaran sekitar Rp500 juta yang dapat digunakan untuk menjalankan program pembangunan yang disepakati melalui Musrenbang.

Ia menyebut skema itu seperti ‘tabungan pembangunan’ bagi kelurahan. “Program apa yang disepakati warga di Musrenbang, selama nilainya masih dalam pagu itu, dinas wajib melaksanakan,” katanya.
Bagi warga, kebijakan ini berarti aspirasi yang disampaikan dalam forum perencanaan tidak lagi berhenti pada catatan rapat, tetapi memiliki peluang lebih besar untuk benar-benar diwujudkan.













