Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

Pentas Seni SEKAMI Hadirkan Kehangatan KEBERSAMAAN di Tengah Ragam BUDAYA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Menurutnya, di tengah derasnya arus digitalisasi, kegiatan seperti ini menjadi “oase” yang membantu anak-anak bertumbuh secara mental dan emosional. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter.

Lebih jauh, Gubernur Melky menggambarkan proses di balik pentas seni sebagai perjalanan belajar yang bermakna. Mulai dari latihan gerakan, menghafal dialog, hingga memperbaiki kesalahan, semuanya menjadi bagian penting dalam membentuk disiplin, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.

“Di sini anak-anak belajar menyatukan perbedaan menjadi harmoni. Mereka belajar kapan memimpin, kapan mengikuti, dan bagaimana saling menguatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  DUKUNG Pembagunan MASJID Al Fatah BANK NTT Bantu Rp125 JUTA

Kehangatan kebersamaan juga terasa ketika anak-anak dari berbagai latar belakang tampil tanpa sekat. Perbedaan status sosial maupun asal daerah seolah melebur, digantikan oleh rasa kekeluargaan yang kuat di atas panggung.

Baca Juga :  Astaga, TUNLIU Menghindar dan TUDING Pers Provokator

Senada dengan itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, melihat pentas seni ini sebagai wujud nyata Gereja yang hidup dan dinamis. Ia menilai anak-anak SEKAMI tidak hanya menampilkan bakat, tetapi juga menyampaikan pesan kasih dengan cara yang sederhana dan menyentuh.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pentas Seni SEKAMI KAK. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pentas Seni SEKAMI KAK.