Lebih lanjut, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menjaga semangat pengharapan serta kesediaan memikul tanggung jawab dalam kehidupan dan pelayanan.
Walikota Christian menegaskan, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh ketulusan hati, komitmen kuat, serta keberanian untuk berkorban demi kepentingan masyarakat luas.
Dalam pandangannya, setiap individu memiliki tanggung jawab masing-masing. ASN dituntut menghadirkan pelayanan publik yang optimal, sementara pemerintah berkewajiban memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Proses pelayanan memang tidak selalu mudah, namun harus dijalani dengan penuh integritas dan harapan,” tegasnya.
Tidak hanya menekankan aspek profesionalitas, Walikota Christian juga mengingatkan pentingnya menghadirkan nilai iman dalam tindakan nyata sehari-hari.
Ia menilai bahwa pelayanan yang tulus, adil, dan berintegritas merupakan wujud konkret dari iman yang hidup dan berdampak dalam kehidupan sosial.
Menjaga Toleransi Perkuat Persatuan
Momentum Paskah Oikumene ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas antarumat beragama di Kota Kupang. Kehadiran tokoh lintas iman mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga toleransi serta memperkuat persatuan dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.












