Disiplin Akademik
Pandangan serupa disampaikan Yohanes Hans Monteiro yang menilai capaian profesor lahir dari konsistensi panjang dalam mengajar, meneliti, dan menulis. Gelar profesor, menurutnya, bukan hadiah instan, melainkan hasil dari disiplin akademik yang terus dijaga.

Ia juga menekankan bahwa profesor harus menjadi teladan, bukan hanya dalam ilmu, tetapi juga dalam integritas. Tanpa keteladanan, tradisi ilmiah sulit bertahan, dan institusi pendidikan berisiko kehilangan arah yang sama seperti politik tanpa filsafat.
Sejarah panjang Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero yang berakar sejak 1932 menunjukkan bahwa kampus ini bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan ruang produksi gagasan kritis yang telah melahirkan pemikir dan misionaris hingga tingkat global.
Pengukuhan profesor di Ledalero pada akhirnya bukan hanya peristiwa akademik, tetapi simbol bahwa gagasan masih memiliki tempat penting di tengah dunia yang semakin pragmatis. Ia mengingatkan bahwa kekuasaan, tanpa refleksi mendalam, mudah terseret arus kepentingan jangka pendek.
Di tengah realitas sosial yang kompleks, pesan yang mengemuka dari Ledalero terasa jelas: masa depan politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan kekuasaan, tetapi oleh kedalaman pikiran yang menjadi fondasinya.

Tanpa filsafat, politik mungkin tetap berjalan tetapi belum tentu tahu ke mana harus menuju. +++ marthen/*













