Gubernur Melky Laka menegaskan, visi pembangunan NTT tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang manusia yang sehat, ……….
Citra News.Com, KUPANG – KABAR Gembira!! NTT menjadi salah satu provinsi pertama di Indonesia yang menjalankan Program Kita Sehat.
Pagi itu, di Aula Fernandez lantai empat Kantor Gubernur NTT, suasana terasa berbeda. Digelar rapat bertaraf internasional atau bukan sekadar rapat biasa. Tetapi sebuah pertemuan yang membawa harapan baru. Sebuah harapan bahwa urusan kesehatan tak lagi dikerjakan sendiri-sendiri, melainkan bersama dalam satu irama (kolaborasi dan saling sinergis, red).
Di ruangan itu, hadir para pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari kementerian hingga mitra internasional, menandai dimulainya langkah bersama memperkuat sistem kesehatan di NTT.
Sejumlah pejabat pusat turut ambil bagian. Diantaranya Jarot Indarto, Hendrastuti Pertiwi, dan Hendra Wibowo. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa isu kesehatan kini dipandang sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya sektor kesehatan semata.
Dalam rapat itu Counsellor Governance and Human Development Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Joana O’Shea menegaskan bahwa kemitraan jangka panjang di sektor kesehatan antara Indonesia dan Australia merupakan komitmen strategis dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.
Penegasan dari perwakilan Negara Australia ini berbias ketika Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Rapat Perdana Komite Pengarah Provinsi Program Kita Sehat pada Selasa pekan lalu.
Di tengah forum, Diah Lenggogeni menyampaikan kabar penting: NTT menjadi salah satu provinsi pertama yang menjalankan Program Kita Sehat. Sebuah kepercayaan yang sekaligus menjadi tantangan besar bagi daerah ini (NTT, red), tandasnya.
Pendekatan One Health
Menurut Diah, Program Kita Sehat lahir dari kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia.












