Hal senada disampaikan Barthol Badar. Ia melihat Klinik Olahraga sebagai sebuah gagasan yang menjawab kebutuhan masyarakat modern yang membutuhkan keseimbangan antara kesehatan, rekreasi, dan ruang sosial.
“Doktor Frans tidak hanya menjadi pemikir di bidang olahraga, tetapi juga pelaku yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Berpikir global dan bertindak lokal (think globally act locally) adalah nilai yang terlihat di tempat ini,” kata Barthol.
Bagi para pengunjung, daya tarik Klinik Olahraga tidak hanya terletak pada layanan yang tersedia, tetapi juga pada suasana yang diciptakan. Ruangan yang bersih, tertata rapi, serta jauh dari kebisingan kota menghadirkan rasa nyaman yang membuat orang betah berlama-lama.
“Di sini orang bisa datang dalam keadaan lelah, lalu pulang dengan perasaan yang lebih ringan. Ada suasana yang menenangkan,” ungkap Lius Seran, seorang jurnalis yang juga menjadi pengunjung setia.
Pada akhir obrolannya dengan para tamu, Doktor Frans menambahkan, PT. Klinik Olahraga Kupang hadir bukan sekadar sebagai tempat berolahraga atau berbisnis. Ia menjadi ruang bagi siapa saja yang ingin berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan, memulihkan tenaga, menikmati secangkir kopi, dan kembali melangkah dengan semangat yang baru.
Karena terkadang, yang dibutuhkan seseorang bukan hanya istirahat, melainkan tempat yang membuatnya merasa kembali hidup. PT Klinik Olahraga Kupang bikin hidup lebih hidup (bergairah,red).
Pada kata penutup (closing statement) sang doktor olahraga ini menyerukan, Ayo bergegaslah ke Klinik Olahraga, NTT Mart, ATM Mini, Cafe dan Warung Kopi/Warkop. +++ marthen/CNC













