Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Ring TINJU Jadi Ajang Kekuatan SOLIDARITAS Gempa FLORES

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Dalam perspektif pemerintahan, aksi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang publik dan kegiatan olahraga dapat menjadi bagian dari gerakan sosial.

Pemerintah Kota Kupang tidak hanya hadir melalui kebijakan dan bantuan administratif, tetapi berupaya membangun partisipasi masyarakat melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan warga.

Bangkit dari Tantangan

Christian Widodo juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga, khususnya pembinaan generasi muda.

Baca Juga :  GIAT Bersih TMP Dharma Loka Ala KOREM 161/WS Kupa

Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang yang kembali digelar sejak 2025 setelah sempat vakum hampir belasan tahun menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar persoalan menang atau kalah. Tinju, katanya, mengajarkan disiplin, keberanian, tanggung jawab dan kemampuan untuk bangkit ketika menghadapi tekanan.

“Seorang petinju sejati tidak dinilai dari kerasnya pukulan, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit ketika jatuh,” ujarnya.

Baca Juga :  TIDAK Gunakan APBD Provinsi MELKY JOHNY Helat PESTA RAKYAT

Pesan itu memiliki relevansi lebih luas dengan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai tantangan.

Semangat untuk bangkit, menurut Christian, bukan hanya dibutuhkan seorang atlet di atas ring, tetapi juga masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial dan pembangunan.

Karena itu, ia mengajak generasi muda meneruskan semangat perjuangan kemerdekaan dalam bentuk yang sesuai dengan tantangan zaman.

Baca Juga :  Kisah SUKSES Antonius Dibalik TOPANGAN Bank NTT di Desa NAPAN

“Jika dahulu perjuangan menghadapi penjajahan, kini generasi muda berhadapan dengan persoalan penyalahgunaan teknologi, hoaks, narkoba, judi online, kemiskinan, pengangguran, kebodohan hingga ketidakadilan”, tegas Christian.

Ia menambahkan, perjuangan harus bersama kita lanjutkan. Lawannya memang berbeda, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu bagaimana kita membangun manusia yang unggul dan berkarakter.