Kepala SMKN 4 Kota Kupang, Semy Ndoen, yang mendampingi Previ, turut menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Partai Demokrat NTT atas perhatian dan ruang yang diberikan kepada para pelajar untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Atas nama keluarga besar SMKN 4 Kota Kupang, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar Partai Demokrat NTT,” katanya.
Menurut Semy, keikutsertaan dalam lomba tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Proses kompetisi dalamLomba Pidato AHY Junior memberikan kesempatan untuk membangun kepercayaan diri, melatih keberanian berbicara di depan publik, serta mengasah kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur.
Keberhasilan Previ pun ikut membawa nama SMKN 4 Kota Kupang semakin dikenal di tingkat nasional.
Lomba Pidato AHY Muda (Junior, red) 2026 digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-25 Partai Demokrat.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga mampu berpikir kritis, berani berbicara, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Sesungguhnya prestasi Previ Seltriani Taek bukan sekadar angka dalam daftar pemenang. Capaian itu menjadi bukti bahwa anak muda NTT mampu melangkah jauh ketika mendapatkan kesempatan dan pendampingan yang tepat. Sementara bagi para finalis lainnya, penghargaan dari Fraksi Demokrat menjadi pesan bahwa perjuangan mereka tetap berarti.
Sebab, membangun masa depan generasi muda tidak cukup dengan merayakan sang juara, tetapi juga dengan menghargai setiap anak yang berani mencoba, mau belajar untuk terus bertumbuh. +++ marthen/tim











