Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Bangun KARAKTER MANUSIA, Misi PEMKOT Kupang Ditularkan Lewat Event BUDAYA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Keberagaman itu, menurutnya, bukan penghalang pembangunan, melainkan kekuatan sosial yang harus terus dirawat. “Budaya tidak pernah menjadi jarak pemisah. Dia selalu menjadi jembatan penghubung, membangun keharmonisan hidup. Dan harmonis itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang,” ungkapnya.

Bagi warga kota, pesan Walikota Christian Widodo ini relevan dengan tantangan membangun kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin beragam. Persatuan tidak harus dibangun dengan menghapus perbedaan. Sebaliknya, setiap kelompok perlu memperoleh ruang untuk mempertahankan identitasnya sekaligus berpartisipasi dalam kehidupan bersama.

“Karena itu saya mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan dalam membangun Kota Kupang”, ujarnya.

Baca Juga :  VICKTORY-JOS Jadi ‘Buah Bibir’ Fraksi di DPRD NTT

Ia menegaskan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara tidak menuntut semua orang menjadi sama, tetapi mengharuskan setiap warga mampu berjalan bersama meskipun memiliki latar belakang berbeda.

Pada akhir sambutannya, Christian turut memberikan 10 set tas sekolah dari sumbangan pribadi untuk menambah hadiah undian yang disiapkan panitia. Setiap tas berisi tumbler dan tempat makan. Pemberian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Baca Juga :  DITERIMA Walikota CHRISTIAN Widodo, PEMKOT Kupang Kembali Raih PENGHARGAAN Dari Menteri Hukum RI

Terpantau, suasana pembukaan event budaya tersebut juga memperlihatkan penghormatan terhadap identitas lokal. Saat tiba di halaman Kantor Delsos St. Yosef Naikoten, Christian disambut tokoh adat Lamaholot.

Faktanya sebelum memasuki panggung utama, Christian Widodo juga Hengky Malelak – Asisten I dan sejumlah petinggi lingkup Setda Kota Kupang masing-masing diselendangi kain adat setelah menerima peneguhan melalui tutur sapa dari pemangku adat Lamaholot.

Baca Juga :  Astaga! LIMA KAPAL Milik Pemprov NTT Wagub JOHNY Asadoma Pertimbangkan Untuk DIJUAL

Uniknya lagi Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo membuka dengan resmi Event Budaya Lamaholot dalam ritual adat menumpahkan air kelapa muda  membasahi tanah area panggung sebagai penanda meminta restu leluhur “Lera Wulan Tana Ekan- Watan lewon pito, bonek lewon lema” agar pagelaran budaya sukses adanya.  +++ marthen/cnc