Bantuan yang bersumber dari sumbangan solidaritas aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang tersebut diterima langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., di Kantor Bupati Sumba Barat Daya.
Penyerahan bantuan turut didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Ivan L. Mila Meha, S.STP., M.M. Bantuan itu berupa berbagai kebutuhan logistik, antara lain terpal, beras, air mineral, mi instan, dan selimut.
Barang-barang tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi keluarga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana, kebutuhan dasar seperti ini memiliki arti penting untuk melewati hari-hari hidup yang penuh ketidakpastian.
Bagi Serena, kehadiran Pemerintah Kota Kupang di tengah masyarakat terdampak bukan sekadar agenda penyerahan bantuan. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan empati sekaligus menguatkan semangat warga yang harus menghadapi kerusakan dan ketidakpastian setelah gempa.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Hari ini, kami hadir bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa saudara-saudara di Sumba tidak sendiri. Ada kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur, khususnya masyarakat Kota Kupang,” ujar Serena.
Ia menyadari bahwa gempa bumi tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga mengguncang rasa aman masyarakat. Bagi keluarga yang terdampak, bencana dapat menghadirkan kecemasan, kehilangan kenyamanan, serta tantangan untuk kembali menata kehidupan. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menumbuhkan kembali harapan.
“Bantuan ini mungkin belum dapat menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, kami berharap apa yang kami bawa hari ini dapat meringankan beban dan menguatkan hati saudara-saudara kita untuk bangkit kembali,” katanya.
Serena menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak boleh berhenti pada doa, rasa prihatin, atau ungkapan simpati. Kepedulian harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.













