Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

124 Pelajar KOTA Kupang Menyemat SATU Harapan, PEMERINTAH Menyemai Bibit JUARA dari Bangku SEKOLAH

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Dalam perspektif pembangunan pemerintahan, olahraga merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia. Pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus menghadirkan generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Hengky juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan medali sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, kekalahan harus menjadi kesempatan belajar, sedangkan kemenangan sejati juga ditentukan oleh kemampuan mengalahkan rasa malas, ketakutan, dan keraguan dalam diri sendiri.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Provinsi PASI NTT, Dr. Fransiskus Sales, S.Pd., M.M., menilai kejuaraan ini sebagai bentuk inovasi dan kolaborasi antara organisasi olahraga dengan satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK.

Baca Juga :  UMKM Hekang Dite Hasilkan PRODUK INI Berkat Dukungan MODAL Dari BANK NTT

Menurut Fransiskus, pengembangan olahraga membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, organisasi olahraga, masyarakat, media, dan dunia usaha. Olahraga juga perlu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan sekadar aktivitas kompetisi untuk mengejar prestasi.

Baca Juga :  GAWAT, di Kota Kupang Tambah ENAM Orang MENINGGAL Karena COVID-19

Ketua Panitia yang juga Kepala SMA Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang, Hironimus Pati, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa dari 124 peserta, sebanyak 54 pelajar SD berasal dari 19 sekolah, 40 pelajar SMP dari 18 sekolah, dan 30 pelajar SMA dari 15 sekolah.

Baca Juga :  Pandemi COVID19 Memacu DAYA Inovasi dan Kreasi Masyarakat

Nomor yang dipertandingkan meliputi lari 60 meter untuk tingkat SD, 80 meter tingkat SMP, dan 100 meter tingkat SMA, masing-masing untuk kategori putra dan putri.