Citra News.Com, KUPANG – KEBANGKITAN Shorinji Kempo Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru. Selain berpeluang meraih medali di Pra PON 2027, Kejuaraan Dunia di Nagoya Jepang Oktober 2027, dan PON XXII tahun 2028, juga menambah jumlah kenshi bakal calon juara oleh karena modal pembinaan secara berjenjang.
Di bawah kepemimpinan Julie Soetrisno Laiskodat, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) NTT membidik empat hingga enam medali emas pada Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo 2027 di Nagoya, Jepang, sekaligus mengembalikan kejayaan pada PON XXII 2028.
Target tersebut bukan sekadar ambisi mengejar medali, tetapi menjadi tantangan untuk membangun kembali tradisi prestasi, memperkuat pembinaan atlet, dan melahirkan generasi muda NTT yang disiplin serta berdaya saing.
Komitmen itu ditegaskan Julie setelah resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengprov PERKEMI NTT periode 2026–2030 oleh Ketua Umum PB PERKEMI, Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Agus Setiadji, SAP, MA, Minggu (1/11/2026), di GOR Oepoi, Kota Kupang. Pelantikan dirangkaikan dengan HUT ke-48 PERKEMI NTT dan pelantikan Pasukan 100 PERKEMI NTT.
Untuk mencapai target tersebut, Julie menyiapkan langkah strategis dengan mendatangkan pelatih dari Jepang guna berkolaborasi dengan pelatih nasional dan daerah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, serta kesiapan para kenshi menghadapi persaingan internasional.
Julie menyadari, mendatangkan pelatih asing membutuhkan anggaran besar. Namun, ia memandangnya sebagai investasi jangka panjang demi mengangkat martabat olahraga NTT.













