Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

PUBLIK KOTA Kupang Bergerak Dalam SATU Nafas PERUBAHAN, Hasil Survey TINGKAT KEPUASAN 80,1 Persen

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Christian Widodo : Ini bukan hebat Saya tapi karena izin Tuhan dan dukungan masyarakat. Kalau masyarakat puas, kita gas tambah.

Citra News.Com, KUPANG — DELAPAN bulan memimpin Kota Kupang, Wali Kota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis menerima sebuah kabar yang menjadi cermin perjalanan awal kepemimpinan mereka.

Bahwa tingkat kepuasan publik mencapai 80,1 persen, sebagaimana dirilis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana). Angka ini bukan hanya tinggi tetapi jarang terjadi dalam sejarah survei kepuasan warga Kota Kupang.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Beras PPKM

Namun yang menarik, Christian Widodo tak sedikit pun menempatkan sorotan itu pada dirinya. Di ruang kerjanya yang sederhana, ia menyambut hasil survei itu dengan rendah hati.

“Ini Bukan Hebat Saya, Ini Karena Dukungan Warga. Saya puji Tuhan, bersyukur kalau masyarakat menilai seperti ini. Ini bukan hebat saya, tapi karena izin Tuhan dan dukungan masyarakat. Kalau masyarakat puas, kita gas tambah,” ujar Christian tersenyum

Baca Juga :  Prevalensi STUNTING di KOTA Kupang 16,3 Persen, Begini Kata WALIKOTA

Jawaban itu menggambarkan satu hal hubungan baru yang mulai terbangun antara pemerintah kota dan warganya. Hubungan yang ditandai dengan partisipasi, saling mengingatkan, dan rasa memiliki terhadap kota sendiri.

Bagi Christian, angka 80,1 persen bukan sekadar persentase. Itu adalah bukti bahwa Kota Kupang sedang tumbuh bersama : warganya, pemerintahannya, kebijakannya, dan harapan-harapan barunya. Sekaligus penanda bahwa pemerintah hadir dengan solusi nyata.

Baca Juga :  SIKAPI Aneka MASALAH Fraksi PKB Minta Gubernur MELKY Harus Bertindak TEGAS Tapi ARIF

Didukung Warga Sendiri

Walikita Christian Widodo mencontohkan perubahan perilaku warga dalam pengelolaan sampah. Jika dulu aturan sering dilanggar, kini masyarakat saling mengingatkan.

“Warga sendiri bilang, Jangan buang sampah sembarang! Ada roadmap, ada tempat sampah, dan mereka dukung. Ini yang membuat program berjalan,” tegasnya.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Hasil Survey FISIP Undana Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Hasil Survey FISIP Undana Kupang.