Citra News.Com, KUPANG – PRESTASI olahraga tidak lahir dalam semalam. Di balik medali dan gelar juara, ada proses panjang yang menuntut disiplin, latihan berkelanjutan, serta kesempatan untuk menguji kemampuan.
Semangat inilah yang diharapkan tumbuh melalui penyelenggaraan Lasarus Laiskodat Memorial Cup III (LLMC III) yang kini menghadirkan cabang olahraga Shorinji Kempo dan tinju.
Kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 2–6 November 2026 ini menjadi babak baru dalam perjalanan LLMC. Jika dua edisi sebelumnya hanya mempertandingkan sepak bola, kali ini kompetisi diperluas dengan melibatkan dua cabang olahraga lainnya, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi atlet-atlet Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Bagi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PERKEMI NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, kehadiran Shorinji Kempo dalam LLMC III bukan sekadar menambah daftar pertandingan.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet yang dipersiapkan menghadapi kejuaraan internasional di Nagoya, Jepang, dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTT.

Julie yang juga merupakan anggota DPR RI dari Fraksi NasDem menilai, kompetisi memiliki peran penting dalam mengukur hasil latihan, mengevaluasi perkembangan atlet, serta mengetahui kesiapan mereka menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
“Kami ingin LLMC III menjadi lebih dari sekadar ajang pertandingan. Ini harus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mengukur hasil pembinaan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar, termasuk kejuaraan internasional di Nagoya dan PON 2028,” ujarnya.













