Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

Festival Budaya BEBAJA Jadikan PERSAUDARAAN Adalah KEKUATAN Pembangunan KOTA KUPANG

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Citra News.Com, KUPANG – PEMERINTAH Kelurahan Bakunase Kecamatan Kota Raja Kota Kupang menggelar Festival Budaya, membalut tema : “Merawat Budaya, Mempererat Persaudaraan, Menggerakkan Partisipasi Masyarakat”.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dalam naskah sambutannya yang dibacakan Camat Kota Raja, Victor Reyneer Therik, S.STP. menekankan pentingnya menggelar even budaya di setiap kelurahan. Karena sekaligus juga menjadi ruang pertemuan antara warisan budaya, solidaritas sosial, dan aspirasi masyarakat untuk membangun wilayahnya.

Kemajuan sebuah kota tidak cukup hanya diukur dari pembangunan jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur fisik. Ada kekuatan lain yang tidak kalah penting, yakni kemampuan masyarakat menjaga identitas budaya, merawat persaudaraan, dan mengambil bagian dalam pembangunan. Jadi Budaya bukan sekadar warisan tapi sarana untuk memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Baca Juga :  Kerajaan TAEBENU dan Ajakan MELAWAN LUPA dari WALI KOTA Kupang CHRISTIAN Widodo

Terpantau awak Portal Berita citra-news.com gelar Festival Budaya bertajuk BEBAJA – Bakunase Event Bangkit untuk Jaya, dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 3 – 5 November 2026 di Lapangan Mini Bakunase. Dihadiri para Lurah se-Kecamatan Kota Raja, Babinsa, Kapolsek, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan didukung oleh 16 sponsorship diantaranya Bank NTT.

Baca Juga :  PUBLIK KOTA Kupang Bergerak Dalam SATU Nafas PERUBAHAN, Hasil Survey TINGKAT KEPUASAN 80,1 Persen

Walikota Christian Widodo menegaskan bahwa kegiatan budaya tidak boleh dipandang sebatas agenda seremonial atau hiburan masyarakat. Lebih dari itu, festival merupakan ruang ekspresi identitas lokal sekaligus sarana memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

Baca Juga :  Dari Kampus UNWIRA Kupang Lahir PENGGERAK PERUBAHAN

Kota Kupang merupakan Rumah Bersama bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, tradisi, bahasa, dan latar belakang budaya. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan sosial yang harus dijaga karena menjadi salah satu modal penting dalam membangun kehidupan kota yang harmonis.

Dalam perspektif pembangunan pemerintahan, pesan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat, kekuatan komunitas, serta kemampuan menjaga nilai-nilai kebersamaan merupakan bagian penting dari proses pembangunan yang berkelanjutan.