Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

HARDIKNAS Kesempatan Para Siswa Unjuk Kebolehan

CitraNews

Karena biasanya jelang Hardiknas anak-anak sekolahan terutama jenjang PAUD hingga SMA/SMK melaksanakan latihan lagu, music dan tari antar etnis dan budaya. Masyarakat sekitar sudah tentu terhibur dengan bunyi-bunyian serta tari dan lagu. Meskipun pada hari ‘H’ pementasannya dilakukan secara terpusat di ibukota.

Vitalis P. Sukalumba, Koordinator Panitia Parade Seni dan Budaya tingkat SMP/MTS se-Kabupaten Sikka mengatakan, pagelarahan seni dan budaya daerah adalah hasil kreasi para siswa.

“Spirit yang dibangun pada peringatan Hardiknas 2018  adalah memperkuat komitmen para pemangku kepentingan pendidikan terhadap pentingnya pendidikan dan kebudayaan.  Dalam rangka mempertahankan peradaban di era persaingan global,”jelas Viktor.

Baca Juga :  SAH Dinobatkan Jadi TO'O dan TE'O Rote CHRISTIAN dan SERENA Berkomitmen Hidupkan EVENT BUDAYA

Peserta yang terlibat dalam pentas seni budaya antar etnis adalah sebanyak 18 SMP/MTS se-Kabupaten Sikka. Para peserta bergerak long march dengan menyuguhkan berbagai atraksi yang sanggup memantik masyarakat berjejer bak pagar betis di sepajang jalan sumbu yang dilalui peserta. Lagu dan music tradisional daerah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari event akbar itu.

Baca Juga :  Geografis NTT Hambat Mobilisasi Peralatan UNBK

Sementara dari Kupang, ibukota Provinsi NTT berbagai atraksi dipertontonkan. Dan kegiatannya bukan cuma sehari tapi tiga hari lamanya. Sejak tanggal 30 April sampai dengan hari puncak Rabu tanggal 2 Mei 2018.

Baca Juga :  PESPARAWI Membangun Persaudaraan Dalam Keberagaman

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT Johanna Lisapaly, SH  melalui Sekretaris Dinas Drs. Aloysius Min mengatakan,  Hardiknas kali ini di alun –alun I.H Doko Dinas Pendidikan  Provinsi NTT bertebaran tenda-tenda yang berisikan barang-barang kerajinan buah karya dari para siswa SMA/SMK.