ANTONIUS Kaunang Pimpin DPW Partai BERKARYA NTT

Kaunang : Setiap perbuatan baik yang dilakukan tentu ada hikmahnya. Hal apapun tidak terkecuali hal politik kepartaian. Meskipun dalam mengggapainya harus melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan.

Kupang, citra-news.comHASIL Rapat Pimpinan Wilayah Luar Biasa Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya Provinsi Nusa Tenggara Timur (Rapimwilub DPW Berkarya NTT) pada tangggal 17 Juni 2018 telah memilih dan menetapkan ANTONIUS KAUNANG, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi NTT.

Dari hasil Rapimwilub tersebut maka praktis Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi NTT saat ini bukan lagi Jan Christofel Benyamin tapi Antonius Kaunang. Pemangkuan jabatan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi NTT oleh Antonius Kaunang ini diperkuat lagi dengan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat( SK DPP) Partai Berkarya.

Kepada citra-news.com, Sabtu 23 Juni 2018 Kaunang menunjukan SK Nomor 034/DPP/BERKARYA/VI/2018 DPP tentang Pengesahan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Nusa Tenggara Timur Periode 2017-2022. Dan ditandatangani  H. Hutomo Mandala Putra, SH (Ketua Umum) dan Drs. H. Priyo Budi Santoro, M.AP (Sekretaris Jenderal/Sekjen) tertanggal Jakarta 21 Juni 2018.

“Terima kasih kepada DPP dan Kodapil V Partai Berkarya atas kepercayaan ini. Karena jabatan adalah kepercayaan dan amanah yang partai berikan maka kami akan mempertangungjawabkannya dalam bentuk pelaksanaan tugas-tugas kami,”ungkap Kaunang.

Menurut dia, hal seberat apapun jika dilaksanakan dengan niat yang tulus tentu ada hikmahnya. Dalam menghadapi tugas-tugas partai tugas utama yang harus segera DPW Partai Berkarya Provinsi NTT laksanakan adalah mengurus pemberkasan bakal calon legislative (Bacaleg). Baik untuk bakal calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

“Dengan waktu yang demikian mepet ini pengurus DPW PB NTT berharap para Ketua DPD Partai Berkarya se-NTT untuk mendata orang-orang potensial yang berminat untuk maju jadi Calon Legislatif dari Partai Berkarya,”pintanya.

Dari orang-orang potensial Bacaleg Partai Berkarya ini, lanjut dia, kemudian diseleksi oleh Tim Seleksi di masing-masing tingkatan. Khususnya untuk Caleg DPRD Provinsi setelah mendapat rekomendasi nama dari DPD-DPD lalu DPW Partai Berkarya meneruskan ke DPP. Demikian juga untuk Caleg DPR RI sama prosedurnya.

Untuk kepengursan DPW Partai Berkarya NTT saat ini, ungkap Tony Kaunang –demikian ia akrab disapa, kita tidak ingin tersandung pada batu yang sama. Kita transparan dan obyektif dalam urusan pemberkasan Caleg dari Partai Berkarya. Jangan DPD usul nama Bacaleg lalu dicoret ganti nama atau digandakan saat usul ke DPP Partai Berkarya.

“Untuk Caleg DPR RI sedikitnya 40 persen jumlah Caleg yang diusulkan DPW ke DPP. Bila kurang dari 40 persen usulan DPW PB NTT maka bisa mendapat usulan tambahan dari DPP Partai Berkarya. Dari semua usulan secara berjenjang ini pihak DPW PB NTT mengusulkan kembali ke DPP untuk mendapat legitimasi penetapan Caleg dari Partai Berkarya,”jelas Kaunang.

Sementara Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Loid Tahun, S.A.P  menambahkan,  dari DPD Partai Berkarya TTS untuk Caleg DPRD Provinsi NTT berjumlah 6 kursi.

“Kita dari Kabupaten TTS Daerah Pemilihan (Dapil) 8 NTT punya jatah 6 kursi untuk Caleg DPRD Provinsi. Dari 6 kursi Caleg ini sudah lengkap terdiri 4 Caleg laki-laki dan 2 Caleg perempuan. Artinya untuk quota perempuan kita sudah pas 30 persen. Untuk Caleg DPR RI dari DPD Partai Berkarya TTS sudah jelas ibu Maria Lilyana Meko salah satu nama,”ucap Loid.

 

Dinamisasi Rapimwilub

Pada kesempatan terpisah, Wakil Ketua 2 DPW Partai Berkarya Provinsi NTT, Imanuel Santalum Meok, ST mengatakan, penyelengaraaan Rapimwilub atas dasar Surat Tugas yang dikeluarkan DPP Partai Berkarya dengan Nomor : ST.035/DPP Berkarya/VI/2018.

Surat Tugas yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Berkarya, H. Hutomo Mandala Putra, SH dan Sekretaris Jenderal, Drs. H. Priyo Budi Santoro, M.AP, tertanggal Jakarta, 9 Juni 2018 ini, menetapkan Maria Lilyana Meko sebagai PLT (Pelaksana Tugas) KETUA Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW PB NTT) dan Mathilda Ingkiriwang  sebagai PLT SEKRETARIS DPW PB NTT.

Sembari mempersihatkan Surat Tugas dimaksud, Meok menjelaskan, penetapan PLT Ketua dan Sekretaris DPW PB NTT oleh DPP Partai Berkarya ini didasarkan pada Hasil Rapat Kodapil V DPP Partai Berkarya tanggal 6 Juni 2018. Dari rujukan pada Surat Tugas tersebut diatas dilaksanakan Rapimwilub DPW PB NTT di Kupang tanggal 17 Juni 2018.

Seperti lazimnya agenda Rapimwil namun menariknya atas kesepakatan forum rapat ditingkatkan statusnya ke Rapimwilub DPW PB NTT. Dengan agenda pemilihan Ketua defenitif  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal senada dikatakan Wakil Sekretris DPW PB NTT, Laurensia Y. Woli Wadhin dan Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Kupang, Elvis Liu. Menurut dua tenaga IT ini, dalam Rapimwilub tersebut ada dua calon (kandidat) Ketua DPW PB NTT yang maju bertarung. Kedua kandidat itu adalah Antonius Kaunang dan Habde Adrianus Dami, Ketua DPD Partai Berkarya Kota Kupang.

Disebutkan, para ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten/Kota se-NTT yang hadir dan punya hak suara ada 10 Kabupaten/kota. Masing-masing ketua DPD PB Kabupaten Malaka, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Kabupaten Flores Timur.

Ketua DPD Partai Berkarya Kota Kupang atas nama Habde Adrianus Dami yang maju jadi calon Ketua DPW PB NTT, kata Elvis, membawa surat dukungan dari 6 DPC Partai Berkarya yang ada di DPD Partai Berkarya Kota Kupang. Namun Pak Adhy Dami kandas karena hanya mengantongi dua suara. Sementara pak Antonius Kaunang maraup 10 suara dari total 12 suara. +++ cnc1

 

Gambar : Antonius Kaunang, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Doc.marthen radja/CNC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *