Mendulang Suara Akhirnya ROBY IDONG Jadi BUPATI Sikka

Meskipun berada di ruang birokrat namun ASN (aparatur Sipil Negara) yang satu ini gemar bermain politik praktis. Faktanya setiap hajatan politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung di Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo atau akrab disapa ROBY IDONG jadi salah satu kontestasi. Setelah gagal ulang kali tapi di Pilkada Serentak 2018 Roby Idong baru terpilih jadi Bupati Sikka.

Maumere, citra-news.com – HASIL perhitungan suara dalam Rapat Pelno Terbuka yang digelar KPUD Sikka di Maumere, Kamis, 5 Juli 2018 pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sikka,  Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga dengan tagline ROMA ini berhasil mendulang suara sebanyak 63.040 suara sah atau sebesar 40,11 persen.

Paslon dengan tagline ROMA ini lebih unggul dari Paslon Aleksander Longginus dan Stefanus Say dengan jumlah suara yang diperoleh sebanyak 49.696 suara atau sebesar 31,62 persen. Dan bahkan Paslon ROMA mampu melumpuhkan Paslon ANSAR – RAGA (Yoseph Ansar Rera – Rafael Raga) yang hanya mampu mengumpulkan suara sebanyak 44.417 suara atau sebesar 28,25 persen.

Tragisnya Paslon ROMA dari jalur INDEPENDEN atau tidak diusung dari partai politik  (Parpol) tertentu tapi meraih suara gemilang jika dibandingkan dengan dua Paslon lainnya. Paslon ROMA hanya didukung Parpol yang punya sit (kursi) di DPRD Kabupaten Sikka adalah PAN, PKB juga partai ‘gurem’ lainnya.

“Justeru menjadi kebanggaan bagi Parpol baru menjadi peserta Pemilu 2019 tapi sudah mampu mengagitasi massa untuk memilih Paslon ROMA. Parpol baru dimaksud adalah PARTAI BERKARYA, Partai Garuda, dan PSI,”kata Ketua DPD BERKARYA (Dewan Pimpinan Daerah Partai BERKARYA) Kabupaten Sikka, Paulus Pega saat dihubungi citra-news.com via telpon seluler, Jumat 6 Juli 2018.

Sementara, tambah Paul, Paslon Aleks – Stef yang diusung oleh Partai Nasdem dan Partai Golkar serta Ansar – Raga yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura harus menelan pil pahit alias kalah di hampir semua kecamatan di Kabupaten Sikka. Karena itu rakyat jaman kini (now) sudah bergeser pola politiknya ke figuritas dan bukan dari Parpol mana. Figur Roby Idong yang komunikatif dan mampu menyusup di semua elemen masyarakat itulah memberi ruang kemenangannya. Dan Roby Idong kini sudah menjadi Bupati Sikka periode 2018-2023. Anak mantan Bupati Sikka Aleks Idong itu kini menampuk hasil setelah dua kali gagal bertarung di Pilkada langsung oleh rakyat, jelas Paul.

Pantauan citra-news.com di arena rapat pleno di bilangan Wairklau Maumere, suasana rapat berjalan aman dan terkendali. Aparat TNI dan Polri terus berjaga-jaga mengawal perhitungan suara tersebut. Kegiatan rapat pleno terbuka hari itu Kamis 5 Juli 2018 menjadi sejarah baru bagi Roby Idong yang sebelumnya ASN dalam jabatan terakhirnya sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Setda Kabupaten Sikka. +++ amor/cnc

Gambar : Aparat TNI Polri melakukan aksi ‘Giat Sambang Kamtibmas’ ke rumah Roby Idong di bilangan Ili Getang Maumere sekaligus membangun komitmen ‘siap kalah siap menang’ di Pilkada Serentak 2018. Doc. CNC/armando

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *