TOMMY Soeharto Instruksikan Kader BERKARYA Dukung PRABOWO

Ketua Umum Partai BERKARYA Hutomo Mandala Putra berpesan agar kader partai yang dipimpinnya siap total memenangkan PRABOWO Subianto – SANDIAGA Uno di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Jakarta, citra-news.com – KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai BERKARYA  (DPP Berkarya) Badarudin Andi Picunang mengatakan, Ketua Umum Partai BERKARYA Hutomo Mandala Putra  Ketua umum Partai BERKARYA alias Tommy Soeharto menginstruksikan Kader Berkarya mati-matian mendukung duet Prabowo-Sandi dalam ajang kontestasi Pilpres 2019.

“Pesan beliau all out, satukan langkah menangkan Prabowo. Secara teknis all outnya akan disampaikan dalam rapat pleno nanti,” kata Badar usai pendaftaran Prabowo – Sandi di KPU RI Jumat 10 Agustus 2018.

Badar menekankan Tommy Soeharto menganggap Partai Berkarya memiliki persamaan visi misi mensejahterahkan rakyat Indonesia melalui pembangunan ekonomi dan keadilan yang merata

“Sama dengan konsep trilogi pembangunan yang partai kami akan perjuangkan. Stabilitas keamanan, peningkatan ekonomi,” ujar Badar.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Berkarya, Priyo Budi Santoso. Menurut dia, Partai Berkarya berdasarkan instruksi Ketua Umum Tommy Soeharto memiliki keyakinan terhadap duet Prabowo-Sandi.

“Kami meyakini Prabowo-Sandi bisa membuat perubahan ke arah yang lebih baik,” tutur Priyo.

Partai Berkarya menyatakan dukungan terhadap Prabowo-Sandi setelah sejumlah elitenya ikut mengantar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain Ketua Dewan Pertimbangan Titiek Soeharto, ada Sekjen Priyo Budi Santoso dan Ketua DPP Badarudin Andi Picunang hadir di KPU. Partai Berkarya merupakan satu-satunya partai baru pendukung Prabowo-Sandi. Sementara, empat partai pengusung Prabowo-Sandi adalah Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

Titiek Soeharto mendampingi Prabowo

Politisi Partai Berkarya Siti Hediyati Hariyadi alias Titiek Soeharto menyatakan, partainya telah menentukan untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilu Presiden atau Pilpres 2019.

Menurut Titiek Soeharto, dukungan diberikan karena Partai Berkarya memiliki kesamaan tujuan dengan pasangan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, Titiek menilai pasangan Prabowo-Sandiaga mampu membawa Indonesia lebih maju, baik, dan bagus ke depannya.

“Kami mempunyai visi, misi, dan platform yang sama untuk memperbaiki Indonesia dengan keadaan kita yang karut-marut ini. Saya rasa kami ingin memperbaiki Indonesia yang lebih baik lagi,”ujar Titiek sambil tersenyum simpul dengan balutan seragam partai berwarna kuning terang.

Menjawab wartawan alasan Titiek mendampingi Prabowo mendaftar ke KPU, dia menuturkan, Prabowo mendatangi kediamannya di Jalan Cendana, Jakarta Pusat, untuk meminta dukungan. Jalan Cendana memang dikenal sebagai kediaman Presiden kedua RI Soeharto.

“Sudah berkomunikasi. Alhamdulillah, tadi malam setelah deklarasi (Capres-Cawapres) di Kertanegara, beliau datang ke Cendana dan mengajak kami untuk bisa ikut dalam koalisi ini,”ucap Titiek.

Lebih lanjut, saat ditanya soal keyakinannya tentang peluang mengalahkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Titiek menjawab singkat. “Insya Allah, kami harus yakin menang,”tandasnya.

Ribuan massa berarak-arakan menghantar ‘duet maut’ Prabowo – Sandi ke kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Setelah tiba di kantor KPU RI sekitar pukul 14.00 WIB pasangan Prabowo – Sandi kemudian mendaftar. Disaksikan oleh para petinggi dari keempat partai pengusung yakni Gerindra, Demokrat, PAN, PKS dan juga didampingi Titiek Soeharto.

Pantauan awak media, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pasangan Capres dan Cawapres berdasarkan Peraturan KPU No. 22 tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Sejumlah syarat itu adalah surat pencalonan yang ditandatangani oleh pimpinan partai politik atau para pimpinan gabungan partai politik; Surat pernyataan bermaterai berisi 14 butir pernyataan yang salah satunya adalah mengajukan permohonan izin kepada presiden bagi gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati; Daftar riwayat hidup; Tanda terima penyerahan LHKPN dari KPK; Surat keterangan dari kepolisian; Surat keterangan dari pengadilan; Ijazah dan keterangan lain.

Dokumen persyaratan itu dibuat dalam 2 rangkap. Setelah pendaftaran, KPU akan melakukan verifikasi hingga 24 Agustus 2018. +++ cnc/vivanet

Gambar :  Ketua Umum Partai BERKARYA Hutomo Mandala Putra alias TOMMY Soeharto dan Badarudin Andi Picunang. Doc. CNC/tirto.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *