Winston : “JANGAN Ragu Menyekolahkan ANAK di Sekolah SWASTA”

Ukiran prestasi para siswa dari sekolah-sekolah swasta memberi bukti kalau lembaga pendidikan swasta memiliki keunggulan-keunggulan komparatif. Baik dari aspek kognitif (pengetahuan), afektif (pendidikan karakter), serta psikomotorik (ketrampilan/skill). Dan penerapan model pendidikan semacam ini hanya lebih terarah di sekolah-sekolah swasta.

Kupang, citra-news.com – WINSTON N. Rondo, S.Pt, Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta Provinsi Nusa Tenggara Tenggara Timur (BMPS NTT) menghimbau kepada para orangtua agar tidak ragu-ragu mendaftarkan putra-putrinya di sekolah-sekolah swasta. Karena sejumlah fakta menyebutkan kalau para siswa-siswi di sekolah swasta lebih unggul dari semua aspek. Baik dari aspek pengetahuan, ketrampilan serta nilai dan sikap.

“Gagasan BMPS NTT untuk menyelenggarakan Seminar dan Lomba antar siswa-siswi SMA/SMK Swasta  se-Provinsi NTT adalah bagian  dari niat para pemangku kepentingan pendidikan swasta untuk semakin mempromosikan kepada khalayak akan keunggulan-keunggulan komparatif yang dimiliki generasi bangsa yang diasuh oleh para pendidik dari sekolah-sekolah swasta. Bahwa kami di lembaga pendidikan swasta punya ‘top brending’,” kata anggota DPRD NTT dari Partai Demokrat ini.

Hal itu dikatakan Winston menyusul pemberian penghargaan kepada siswa-siswa yang meraih juara Lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris dan Lomba Pidato Bahasa Indonesia, yang digelar BMPS NTT menyongsong HUT Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018 yang ke-90, dan digelar di Gedung DPD RI, Kupang tanggal 22-23 Oktober 2018.

Hasil yang dirangkum panitia, sebut Winston, SMAK Frater Maumere menjadi JUARA  Lomba di Gebyar SMA/SMK Swasta se-Provinsi NTT. Walaupun tidak ada sekolah  yang meraih juara umum tapi dari hasil yang ada  SMAK Frater Maumere dikategorikan unggul. Karena berhasil meraih 2 (dua) juara yakni Lomba Pidato Bahasa Indonesia dengan thema, Pendidikan Membentuk Karakter Anak Bangsa dan Lomba Cerdas cermat Bahasa Inggris dimana semua unsur grammar menjadi penilaian utama.

“Kami sangat senang dan bangga karena dua kegiatan utama Gebyar SMA/SMK Swasta se-NTT ini sukses dilaksanakan. Perlombaan yang sangat kompetitif ini membuahkan hasil yang berbanding lurus dengan kemampuan akademik para peserta yang nota bena berasal dari sekolah-sekolah swasta unggulan,”ucap Winston seperti dikutip sejumlah awak media di Kupang, Rabu 24 Oktober 2018.

Terhadap torehan prestasi yang ada, Winston secara pribadi dan BMPS NTT mengucapkan proficiat atas partisipasi yang telah ditunjukkan generasi bangsa di ajang gebyar ini. Bahkan Winston menyatakan Gebyar serupa dijadikan agenda rutin untuk mempromosikan potensi para peserta didik dari SMA/SMK Swasta di setiap daerah.

“Karena itu kita minta para peserta didik dan penyelenggara pendidikan swasta untuk jangan ragu mempromosikan keunggulan masing-masing sekolah. Para orangtua terutama diminta tidak ragu menyekolahkan anak-anaknya di SMA/SMK Swasta,”pinta Winston.

Penghargaan Sebagai Motivasi

Gebyar  SMA/SMK Swasta se-NTT yang mengusung thema, Pendidikan Nasional Membentuk Karakter Bangsa”  dengan peserta lomba yang diikuti 30 sekolah ini, beber Winston, SMAK Frater Maumere tampil sebagai Juara I Lomba Pidato Bahasa Indonesia atas nama Patrisia D.P Gama. Juga menyabet Juara III (beregu) Lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris.

Khususnya Lomba Pidato Bahasa Indonesia setelah Patrisia menyusul Alexandro Ragat dari SMA St. Rafael Kupang meraih Juara II. Sementara Erlopino Edon dari SMA Kristen Citra Bangsa dan Berireo dari SMAK Govani Kupang masing-masing Juara III dan Juara IV.

Dan berdasarkan laporan panitia yang diketuai Romo Kornelis Usboko, Pr. L.Ph, untuk Lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris, tambah Winston, para pemenangnnya adalah Juara I dari SMA MCIPS Kupang,  Juara II  SMAK Giovani Kupang,  Juara III dari SMAK Frater Maumere, dan Juara IV dari SMK Prima Higienis Kupang.

“Para juara berhak mendapat piala, Piagam, dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan sekaligus memotivasi peserta dan sekolah dimana peserta berasal. Walau merupakan kegiatan perdana tapi hasilnya sungguh menggembirakan. Bahwa ternyata SMA/SMK Swasta juga sangat bermutu dan hebat bila dibandingkan dengan sekolah negeri,”tegas mantan aktivis GMKI itu. Terkait upaya promosi dari sekolah-sekolah swasta, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Drs. Aloysius Min ketika ditemui citra-news.com secara terpisah mengatakan, sekolah-sekolah swasta harus semakin mempromosikan keunggulan-keungulan yang dimiliki. Dengan semakin mempromosikan potensi yang ada dan dimiliki para siswa-siswinya maka sekolah swasta akan semakin dikenal secara meluas.

“Sekolah swasta di NTT ini harus gencar mempromosikan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Kita harus lebih berani lagi untuk promosi. Kenapa sekolah swasta dari daerah lain dan dari provinsi lain datang promosi  sekolah mereka di NTT. Contohnya dari Malang sana datang promosi sekolah mereka di NTT. Sementara kita di NTT tidak berani untuk mempromosikan sekolah swasta kita keluar NTT. Iya, sudah tentu yang dipromosikan adalah keunggulan-keunggulan komparatif yang ada dan dimiliki oleh sekolah swasta,”jelas Alo di sela-sela Rapat Paripurna Pemandangan Umum Atas Rancangan APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD NTT, Kupang, Rabu 24 Oktober 2018.  +++ cnc1/leo ritan-florespos

Gambar : Peserta Lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris dalam Gebyar SMA/SMK Swasta se-NTT, di Gedung DPD RI di bilangan Jl. Polisi Militer, Kupang, Senin 22 Oktober 2018.

Foto : Doc. CNC/marthen radja

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *