DANA Desa TIDAK Saja BANGUN Infrastruktur

Foto : Illustrasi Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat (ke-4 dari kanan) didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kupang, KORINUS Masneno dan JERRY Manafe (ke-5 dan ke-3 dari kanan) pada acara ground breaking ruas jalan Bokong-Lelogama di Desa Hueknutu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 16 Mei 2019. Doc. CNC/humas setda kab. kpg

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menginginkan agar dana desa tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur. Tapi juga untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Citra-News.Com, KUPANGWAKIL Bupati Kabupaten Kupang, JERRY Manafe mendukung rencana kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat tentang penggunaan dana desa..

“Saya mendukung hal yang diwacanakan oleh pak Gubernur itu suatu terobosan baik. Bahwa dana desa tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur tapi untuk pemberdayaan  ekonomi masyarakat,”ungkap Jerry kepada wartawan di sela-sela acara buka puasa bersama di rumah jabatan Bupati Kupang, Rabu 29 Mei 2019.

Menurutnya, kebijakan Gubernur Viktor terkait penggunaan dana desa sejalan dengan harapannya selama ini.

“Iya, dana desa itu jangan dipakai untuk bangun infrastruktur saja. Dalam artian membangun jalan, jembatan, gorong-gorong, pengairan. Saya pikir jangan pakai untuk itu saja. Dana Desa itu lebih baik dipakai untuk kepentingan masyarakat desa, terutama buat mereka yang tidak mampu betul. Kita dorong pakai dana desa supaya dia bisa hidup layak,”kata Jerry.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang ini menegaskan, dana desa diberikan kepada desa agar masyarakat desa itu bisa meningkatkan ekonominya, baik itu petani, peternak atau nelayan. Karena kalau semua dana desa dipakai untuk infrastruktur maka masyarakat akan rugi.

“Kalau bisa kita kasih modal dalam bentuk barang. Apakah itu ternak Sapi, Babi, Ayam atau bibit asalkan perekonomian masyarakat itu terbantu. Kalau kita bantu bangun rumah, abis itu dia makan apa,”ungkap Jerry.

Mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Kupang yakin dana desa ini tidak selamanya akan ada. Suatu saat program bantuan ini akan hilang. Karena itu  selagi ada bantuan dana desa saat ini dimanfaatkan secra maksimal untuk peningkatan ekonomi masyarakat. +++marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *