KASEK Baru WAJIB Teken Perjanjian KINERJA

Mutu pendidikan harus bisa ditingkatkan dari waktu ke waktu. Untuk mendongkrak mutu dibutuhkan guru kepala sekolah yang kapabel dan punya kompetensi tertentu. Tapi apakah onkum calon Kasek yang melanggar ketentuan juga dikatakan kapabel untuk dilantik?   

Kupang, citra-news.com –  KEPALA DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Benyamin Lola, M.Pd mengatakan sebanyak 88 kepala sekolah (Kasek) yang dilantik pada Selasa 7 Mei 2019.

“Pelantikan jabatan kepala sekolah (Kasek) ini untuk menjawabi kebutuhan jabatan Kasek yang selama ini kosong hingga diangkat PLT. Kita sebenranya sudah tunggu lama proses ini. Tapi hasil seleksinya baru kami peroleh beberapa waktu lalu,”ucap Benyamin saat ditemui awak media di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT di Kupang, Senin 6 Mei 2019.

Dijelaskan, proses seleksi calon Kasek dimulai pada awal Januari 2019 dan dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel). Tim Pansel ini terdiri dari akademisi dan juga assessor sehingga proses Kasek itu dilakukan secara terbuka untuk semua pelamar yang mengajukan lamaran.

Ada 100 lebih pelamar tetapi yang terpilih itu ada 88 sesuai lowongan jabatan Kasek yang dibutuhkan. Nah, ada isu yang berkembang bahwa pengangkatan Kasek ini sarat kepentingan, saya (Benyamin Lola) mau katakan, iya silahkan orang berpendapat demikian. Tapi yang pasti  telah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dan dengan syarat dan mekanisme baku.

Perlu kami tegaskan tidak ada intervensi sedikitpun atau rekayasa dari para pihak yang mengambil peran dalam kepanitiaaan seleksi ini. Apalagi pihak Dinas P dan K provinsi sesuai kewenangan kami selaku pengelola pendidikan tingkat SMA/SMK dan juga PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus),”beber dia.

Menurutnya, pada awal rekruitmen para calon Kasek yang memenuhi persyaratan, didaftarkan secara online. Setelah terdaftar kemudian dilakukan seleksi oleh Tim Pansel dan Assesor. Hasilnya kemudian didistibusikan ke tim seleksi untuk turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan semacam uji petik. Dan kemudian dikaji kembali oleh Tim Pansel untuk mendapatkan calon Kasek yang kapable dan memiliki kompetensi unggulan (kompetensi khusus).
“Walaupun basic guru tapi perlu memiliki kompetensi pada bidangnya. Makannya ada satu bidang penanganan pendidikan namanya PKLK. Yakni menangani pendidikan anak-anak yang berkebutuhan khusus dilakukan oleh guru terutama kepala sekolah yang punya kompetensi (keahlian) khusus pula,”tandasnya.

Sejarah Baru Dunia Pendidikan

Sebelum melaksanakan tugas sebagai Kasek didahului dengan penandatangaan dokumen pakta integritas berupa Perjanjian Kinerja. Ini sejarah baru di dunia pendidikan. Karena untuk pertama kalinya dalam sejarah pendidikan di NTT khususnya seorang kepala sekolah harus teken kontrak atau Perjanjian Kinerja terlebih dahulu.

“Ini sejarah baru di dunia pendidikan dan diterapkan pertama kalinya di periode kepemimpinan pak Viktor-Josef. Bahwa dalam mendongkrak mutu pendidikan, guru dan atau kepala kepala adalah salah pihak yang bertanggungjawab untuk peningkatan mutu,”ucap Benyamin.

Menjawab citra-news.com apakah itu artinya masih ada ruang untuk menggantikan Kasek yang dipandang tidak mampu mengelola ruang pendidikan? “Iya itu sasarannya. Bila dalam perjalanan Kasek yang bersangkutan tidak melaksanakannya sesuai dengan tuntutan. Dengan kata lain, adanya perjanjian kerja ini diharapkan Kasek untuk merinci lebih jauh sesuai persoalan faktualnya nanti”.

Dia menambahkan, di periode kepemimpinan VIKTOR Buntilu Laiskodat dan JOSEF A. Naesoi (Gubernur dan Wakil Gubernur NTT) tahun 2019-2023, tidak ada yang namanya bekerja tanpa target. Dan target kita dalam dunia pendidikan adalah peningkatan mutu out put dan mampu bersaing di dunia kerja.

“Yang pasti tidak ada kongkalingkong antara oknum Kasek yang siap dilantik dengan pihak Pemprov NTT dalam hal ini Dinas P dan K. Iya ada tidaknya itu saya belum menelisik lebih jauh. Bahwa ada ratusan pelamar dan mengikuti testing kompetensi ini, kita tidak bisa memilih semua orang untuk menduduki posisi jabatan Kasek. Karena menjadi Kasek harus memiliki kapasitas dan kompetensi yang mumpuni,”ucap Benyamin dan diamini Alo Min selaku sekretaris di dinas itu. +++ marthen/citra-news.com

Gambar : Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT, Drs. Benyamin Lola didampingi Sekretaris Dinas, Drs. Aloysius Min ditemui awak media di Gedung I.H Doko di bilangan Jalan Soeharto Naikoten I Kota Kupang, Timor-NTT, Senin 06 Mei 2019.

Foto : Doc. CNC/marthen radja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *