Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Kadis Benyamin SIDAK Gedung ‘Mangkrak’ Bikin HUNCE, Cs Ketar-ketir?

CitraNews

Foto Hunce Lapa, S. Pd, Waka (wakil kepala) Sarpras dan Plt Kasek (Kepala Sekolah) SMKN 5 Kupang, Asa M. Lahtang, M.Pd foto bersama usai diwawancarai awak citra-news.com dan mediapurnaplri.id, Senin 25 Pebruari 2019. Doc. CNC/marthen radja

Menjawab jabatan PLT Kasek yang diembannya, Asa mengakui sejak September atau persisnya tanggal 23 September 2018. Ketika itu panitia pembangunan sudah terbentuk dan Kasek SMKN 5 Kota Kupang masih aktif, atasnama Alexander J. Giri, ST, M.Si.

Waktu itu, tambah Asa, pak Alex Giri yang tanda tangan MoU (memorandum of understanding). Kan ada panitia pembangunan dengan Ketua Panitianya adalah pak Mursalim Ngala. Kemudian dalam perjalanan pak Mursalinm digantikan pak Hunce lapa. Cuma saya (Asa M. Lahtang, red) juga menyesalkan kenapa tidak dipasang papan nama proyek. Sehingga public tahu terutama orangtua siswa yang turut andil dalam pembangunan gedung RKB ini, tutur bernada kesal.

Baca Juga :  DIPERTANYAKAN, Dua RKB Habiskan Anggaran 347 Juta

Sembari mengangkat telepon genggam/handphone dan menelpon seseorang. “O…mari datang dulu,”ucapnya singkat. Nanti ada teman guru datang dan jelaskan soal pembangunan gedung ini, lanjut Asa. Karena kewenangan saya selaku PLT terbatas dan tidak semua persoalan saya ketahui. Mereka-mereka yang lebih tahu sehingga mereka harus bisa menjelaskannya.

Asa menambahkan, Kasek Alex Giri karena sakit tidak bisa lagi melakukan aktivitas seperti layaknya. Mau tanda tangan surat saja tidak bisa karena tangan tidak bisa bergerak. Sehingga tanda tangan dokumen terpaksa saya lakukan.

“Karena beliau sakit yang cukup lama sehingga saya melakukan apa yang semampunya saya. Iya kita harus tunjukkan kemampuan kita sampai dmana kita sanggup,”ungkap Asa.

Rupayanya yang ditelpon Asa M. Lahtang adalah Hunce Lapa. Ditengah kusuknya dua awak media mewawancarai soal RKB tersebut, tiba-tiba masuk ruang Kasek dan berjabattangan dengan  dua awak media. “Saya Hunce Lapa”, ucap Hunce singkat

Baca Juga :  NTT Jadi PUSAT Pengembangan EBT, Bupati PAUL Limu Siapkan LAHAN 10 Ribu Hektar

Beberapa saat setelah Asa H Lahtang menjelaskan, Hunce lalu membantah kalau pekerjaan itu dikerjakan tidak sesuai Spek.

“…Tidak benar ada informasi bahwa kerja bangunan ini tidak sesuai spek. Memang benar tiang pancangnya kita suntik saja. Tapi kita gali cukup dalam dan buat cakar ayam. Sementara pondasi untuk bikin supaya ikat antara satu tiang ke tiang yang lain juga kita gali dalam. Jadi bukan sekadar temple-tempel saja,”tegas Hunce dengan ekspresi tangannya menempel di dahi.

Foto Hunce Lapa, S. Pd, Waka (wakil kepala) Sarpras SMKN 5 Kupang saat diwawancarai awak citra-news.com dan mediapurnaplri.id, Senin 25 Pebruari 2019. Doc. CNC/marthen radja

Senada dengan penjelasan PLT Kasek, Hunce yang punya mobil baru Veloz warna merah dengan plat nomor L 1686 CG itu juga mengakui, kalau pembangunan gedung dua lantai itu sejak 2018. Gedung tersebut rencananya untuk penambahan ruang kelas baru, kata dia. Sebagai persiapan untuk PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru). Tapi kalau sudah selesai dibangun maka bisa segera dipakai untuk UN di bulan April mendatang.

Baca Juga :  Membangun BENDUNGAN Formula Tepat Untuk Kondisi NTT

Mengenai dana sharing komite, menurut Hunce yang diamini PLT Kasek Asa Lahtang hanya dipungut dari siswa kelas X. Setiap siswa PPDB dipungut sebesar Rp 100 ribu. Sehingga dalam target bisa didapat sekitar Rp 175 juta. Namun realisasinya tidak sesuai dengan yang kita sudah targetkan. Akibatnya pembangunan gedung RKB ini belum bisa dilanjutkan. Namun kedua guru ini yakin nantinya gedung RKB ini bisa digunakan siswa baru. +++ marthen/citra-news.com