PELABUHAN Internasional MARITAING Dibangun Tahun 2020

Drs. Robert Sombolon , MPA ketika Pidato Radio HUT RI ke-73 di Aula Fernandes Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT Kupang, Kamis 16 Agustus 2018. Doc. CNC/marthen radja

Robert Simbolon : NAWACITA ketiga dari Presiden Joko Widodo adalah membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa.

Citra-News.Com, KUPANG – DEPUTI Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Drs. ROBERT Simbolon, MPA menyatakan, klehadiran pelabuhan internasional di Maritaing Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diharapkan dapat menjalankan dan memperkuat fungsi penyelenggaraan negara di beranda atau halaman depan negara.

“Hal ini sesuai dengan nawacita yang ketiga dari Presiden Jokowi yaitu membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa,”tegasnya.

Menurut  mantan Penjabat Gubernur NTT itu, pihaknya saat ini dalam tahap menindaklanjuti persiapan dan penyusunan rencana kerja. Kita harapkan nanti pada awal tahun 2020 sudah bisa kita mulai Pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing di Kabupaten Alor.

Drs. Robert Simbolon, MPA di Hotel Sotis Kupang, Kamis 04 Juli 2019. Doc. CNC/humas dan protokol setda ntt.

“Kita perlu menindaklanjuti bersama arahan Bapak Presiden terkait rencana Gubernur NTT untuk meningkatkan Pelabuhan Maritaing menjadi Pelabuhan Internasional. Sekaligus sebagai pintu gerbang negara di kawasan perbatasan NTT,“ jelas Robert dalam Rapat Penguatan Pengelolaan Perbatasan Negara, dengan Fokus : Tindak Lanjut Rencana Pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing, bertempat di Hotel Sotis, Kupang, Kamis 04 Juli 2019.

Lagi-lagi Robert mengingatkan, Kkehadiran pelabuhan internasional Maritaing diharapkan dapat menjalankan dan memperkuat fungsi penyelenggaraan negara di beranda atau halaman depan negara. Hal ini sesuai dengan Nawacita yang ketiga dari Presiden Jokowi yaitu membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa.

“Sesuai rencana, kita adakan master plan yang komprehensif. Nantinya bukan hanya memenuhi infrastruktur sebuah pelabuhan internasional tetapi juga infrastruktur untuk pelayanan sosial dasar di kawasan itu seperti ekonomi masyarakat dan terutama instrumen pelayanan lintas batas negara Nantinya kita bersama PT ASDP yang akan menjadi vocal point (titik pusat)  dalam fungsi penyeberangan Pelabuhan Internasional Maritaing tersebut,” jelas Robert.

Sembari mengatakan, pihak Deputi dalam waktu dekat akan melakukan survei bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Alor. “Kita rencanakan sekitar akhir bulan Juli ini. Melalui survei tersebut kita bisa petakan bagian-bagian mana yang akan dibangun menggunakan APBN dan bagian mana dari APBD Provinsi.  Karena ini kerja kita bersama baik Pemerintah pusat maupun provinsi,”tandasnya.

Ilustrasi Drs. Robert Sombolon , MPA (ke-3 dari kiri) ketika Ground breaking Gulf Mangan di Kawasan Industri Bolok (KIB) Kupang, Juni 2018. Doc. CNC/marthen radja

Ekses lain dari pembangunan pelabuhan internasional di Maritaing ini, tambah dia, juga dapat mendorong peningkatan bidang pariwisata yang menjadi destinasi wisata melalui fasilitas yang ada nanti

Kepala Bidang PAN BNPP NTT, Drs. Clementino C. Branco M.Si mengatakan, dalam tahap persiapan pembangunan pelabuhan internasional Maritaing tersebut telah disiapkan lahan oleh Pemda Kabupaten Alor.

“Untuk lahan pembangunan telah disediakan oleh Pemda Kabupaten Alor seluas 10 Ha. Lahan tersebut merupakan lahan yang dihibahkan masyarakat Alor kepada Pemda”, jelas Clementino.

Dijelaskannya, persyaratan dokumen penting lainnya juga telah direalisasikan. Diantaranya dokumen sertifikat penyerahan lahan dari Raja Kolana Maritaing kepada Pemda Kabupaten Alor.  Juga dokumen tata ruang (RDTR Kawasan Maritaing) Pelabuhan Internasional Maritaing sudah disiapkan Pemda Kabupaten Alor.

Sementara itu Plt. Kasie Perencanaan Pelabuhan Dinas Perhubungan NTT, Arlan J. Lussy menjelaskan Dinas Perhubungan NTT telah mengirimkan Surat Gubernur kepada Menteri Perhubungan tentang pembukaan jalur penyeberangan antar negara.

“Dari Dinas Perhubungan juga telah mengirimkan Surat Gubernur kepada Menteri Perhubungan tentang peningkatan fungsi pelabuhan Maritaing menjadi pelabuhan internasional. Sekaligus proposal pembangunan sarana pra sarana penunjang yang masih berproses,”kata Arlan. +++ marthen/citra-news.com/biro humas setdantt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *