EDS Formula Menuju Peningkatan MUTU Pendidikan

Dra. SAFIRAH Cornelia Abineno, Kepala SMKN 5 Kupang. Doc. foto CNC/marthen radja.

Rapat kerja guru atau tenaga pendidik pada prinsipnya untuk mengetahui capaian pembelajaran sesuai tuntutan Kurikulum 2013.

Citra-News.Com, KUPANG – KEPALA SEKOLAH Menengah Kejuruan Negeri 5 Kupang, Dra. SAFIRAH Cornelia Abineno mengatakan, pelaksanaan rapat kerja guru (pendidik) dan tenaga kependidikan adalah Evaluasi Diri Sekolah (EDS).

Dalam EDS  demikian Safirah, lebih mengedepankan peran guru dalam pembelajaran, penilaian, dan materi pembelajaran khususnya untuk tahun pelajaran  2019/2020 sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 (K-13).

“Melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS) kita bisa mengetahui perkembangan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru atau pendidik dan tenaga kependidikan. Selain pembelajaran juga aspek penilaian dan materi pembelajaran di sekolah,”jelas Safirah saat ditemui awak citra-news.com di Kupang, Sabtu 31 Agustus 2019.

Menurutnya, pelaksanaan EDS mencakupi aspek pembelajaran, penilaian, dan materi pembelajaran. Aspek-aspek ini kemudian dijabarkan dalam program kerja sekolah. Baik untuk program jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

“Sebagai sekolah kejuruan kami juga telah melaksanakan Kurikulum 2013 (K-13) berbasis kompetensi. Para guru diharapkan dapat menganalisis dokumen K-13 SMK edisi Revisi 2018 meliputi SKL, Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI). Beberapa hal ini yang kami angkat sebagai tujuan dari Raker (Rapat Kerja) kami selama tiga hari ini,”kata Safirah.

Diakuinya pelaksanaan Raker Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMKN 5 Kupang tahun ajaran 2019/2020, dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, RAMBU Kareri Emu.

RAMBU Kareri Emu, Sekretaris Dinas P dan K Provinsi NTT (gambar kiri) dan SAFIRAH Cornelia Abineno di Laboratorium TAV SMKN 5 Kupang. Doc. foto CNC/marthen radja.

“Kegiatan Raker ini dibuka oleh ibu Sekretaris Dinas (Rambu Kareri Emu,red). Beliau mewakili pak Kadis (Kepala Dinas) Drs. Benyamin Lola, M.Pd. Selain sebagai atasan langsung juga menjadi salah satu pemateri Raker yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 29-31 Agustus 2019,”jelas Safirah.

Sebagai outcome dari pelaksanaan Raker ini, beber Safirah, pertama, Pihak sekolah dapat melaksanakan EDS dan menjabarkannya kedalam program kerja sekolah jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Kedua, Tenaga pendidik dapat menganalisis Dokumen K-13 SMK edisi Revisi 2018 meliputi SKL, Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI). Serta penetapan indicator pencapaian kompetensi dan silabus dari semua mata pelajaran sesuai yang ada di struktur kurikulum menjadi Dokumen Kuriklum Satuan Pendidikan SMKN 5 Kupang.

Ketiga, Meningkatkan kemampan tenaga pendidik agar dapat mengimplementasikan K-13 SMK edisi Revisi 2018 sesuai dengan model pembelajaran dan karakteristik K-13 SMK edisi Revisi 2018. Baik dalam pembelajaran, penilaian, maupun materi pembelajaran.

Keempat, Meningkatkan kemampuan pendidik dalam menyusun soal HOTS. Artinya materi soal yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini (up to date).Kelima, Para pendidik dapat menetapkan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) untuk setiap mata pelajaran. Dan keenam, Dapat menentukan kriteria kenaikan kelas tahun pelajaran 2019/2020.  +++ marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *