JULIE Laiskodat Harap EXPO Sunda Kecil Beri INCOME

MARSIANUS Jawa, Kepala Dinas PM-PTSP Provinsi NTT . Doc.CNC/marthen radja-Citra News

Pameran akbar Expo Sunda Kecil menghadirkan pengusaha-pengusaha beken dari mancanegara. Julie Laiskodat berharap outcome dari kegiatan Expo Sunda Kecil memberikan keuntungan financial bagi daerah.

Citra-News.Com, KUPANG – KEPALA Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), MARSIANUS Jawa menyatakan, sangat apresiatif terhadap apa yang menjadi harapan Ketua Dekranasda Provinsi NTT, JULIE Sustrisno Laiskodat.

“Apa yang diharapkan ibu Julie Laiskodat bahwa kegiatan Expo Sunda Kecil harus bisa memberikan keuntungan financial (Income) bagi daerah. Memang harus begitu, karena dari pengalaman yang sudah-sudah setelah selesai kegiatan expo, tidak berdampak signifikan bagi daerah NTT. Padahal tujuan digelarnya Expo Sunda Kecil ini adalah mendatangkan income (pendapatan) bagi daerah. Selain membantu UMKM lokal mengeksplor produk-produk unggulan dan bisa terjual saat pameran akbar ini,”kata Marsianus saat ditemui di Kupang, Selasa 15 Oktober 2019.

Diakuinya, dalam rapat internal bersama stakeholder terkait telah dibicarakan soal pelaksanaan Sunda Kecil Expo, yang sedianya terjadi pada tanggal 11-17 November 2019. Point penting yang dibicarakan adalah soal dampak positifnya yakni daerah harus mendapat untung dari kegiatan ini. Meskipun secara teknisnya ini semua diatur oleh even organizer (EO). Apalagi menggunakan EO dengan bayaran yang mahal.

”Kita bayar mahal kepada EO tapi kita tidak mendapat untung apa-apa dari kegiatan expo ini. Ibu Julie Laiskodat katakan salah perencanaan model ini. Karena itu pada rapat kali berikutnya nanti pada Kamis, 17 Oktober 2019, ibu Julie menyatakan hadir untuk mengikuti prosesnya dari dekat. Beliau mau terlibat aktif karena selaku Ketua Dekranasda Provinsi NTT,”terang Marsianus.

Digelar di LIPPO Plaza Kupang

Menjawab citra-news.com soal EO yang mendapat tender mengurusi Sunda Kecil Expo, mantan Inspektorat Provinsi NTT ini menyebut, EO-nya dari PT. AIRA MITRA MEDIA. EO ini nantinya berkreasi mengatur blok-blok lapak (stand pameran) dan harus diisi produk unggulan apa di dalamnya.

Kita tidak menggunakan area di bilangan Jalan El Tari, tegasnya. Tapi menggunakan area di LIPPO Plaza Kupang di bilangan Fatululi. Untuk stand yang berada dalam gedung (Auditorium) Lippo Plaza disiapkan 32 stand dengan masing-masing stand berukuran 3 x 4 meter persegi. Dengan bayaran Rp 10-20 juta. Ini semua sudah laku terjual, dimana 15 stand dengan penyewa sudah menyatakan oke. Dan 6 stand baru dibooking serta 11 stand lainnya masih dalam negosiasi tapi dipastikan akan diambil penyewa.

Sementara stand di bagian pelataran Lippo Plaza lanjut dia, disiapkan 11 stand dengan harga sewa Rp 10-15 juta per stand. Sedangkan di arena parkiran disiapkan 35 tenda dengan harga sewa sekitar Rp 500.000 sampai 1 juta, tandasnya.

Gambar kiri, JULIE S. Laiskodat (tengah) didampingi Putri Indonesia dan Miss Grand Indonesia ketika berkunjung ke SMKN 5 Kupang dan Marsianus Jawa (gambar kanan). Doc.CNC/marthen radja-Citra News

Soal peserta Sunda Kecil Expo, Nus Jawa –demikian ia biasa disapa, mengatakan Sunda Kecil Expo adalah ajang temu bisnis para pebisnis kawakan di tanah air dan juga manca negara. Pertemuan akbar yang bertujuan untuk membangun promosi yang komunikatif dan strategis tentang potensi dan investasi yang ada di NTT.

“Kita NTT punya produk-produk unggulan yang bernilai ekspor. Ada tenun ikat, ada hasil rumput laut dan ikan yang menjadi kekayaan sector kelautan dan perikanan, juga kelor dan produk kuliner lainnya. Selain menjual produk unggulan ajang ini juga mempererat hubungan kerjasama perekonomian diantara tiga provinsi Sunda Kecil yakni Bali, NTB, dan NTT,”ungkap Nus Jawa.

Sembari mengatakan di ajang Sunda Kecil Expo ini pererat erat perekonomian antarnegara Indonesia-Timor Leste- Australia. Dengan adanya expo ini memupuk Segitiga Emas pertumbuhan ekonomi antara Kupang NTT Indonsia – Dilli Timor Leste – Darwin negara Australia.

Diharapkan ada kontak bisnis selama kegiatan expo tersebut. Dengan difasilitasi Kementerian Koperasi dan UKM, para pengusaha beken dari Jawa Timur yang digandeng Konjen Tiongkok di Denpasar akan mengikutsertakan pengusaha asal Tiongkok. Baik yang ada di Bali mapun dari Pulau Jawa.

“Peserta dari negara Timor Leste sudah memastikan untuk ikut serta di ajang ini. Juga dari Selandia Baru dan Australia serta beberapa negara juga sudah mengkomunikasikan untuk ikut mengambil bagian di Sunada Kecil Expo,”kata Nus Jawa. +++ marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *